Perjalanan KA Solo-Semarang Terhambat Banjir di Kalioso
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sutikno, dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada pers, menyatakan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, anomali suhu muka laut di Samudera Hindia selatan Jawa dan Laut Jawa dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah.
Kelembaban udara yang relatif cukup tinggi dan labilitas lokal yang cukup kuat, turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia. Berdasarkan kondisi tersebut, berdasarkan keterangan tertulis tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang dapat terjadi di wilayah Jawa Tengah untuk periode 13 - 15 Agustus 2022.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!