Peringati HUT ke-77 RI,Fatayat NU Kab. Bandung Gelar Festival Kebaya Mendunia

ED
Senin, 22 Agustus 2022 | 05:11 WIB
Bagikan
Peringati HUT ke-77 RI,Fatayat NU Kab. Bandung Gelar Festival Kebaya Mendunia

VISI.NEWS | SOREANG - Peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia  ke 77, diisi Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung dengan menggelar "Gebyar Festival Budaya Kebaya Mendunia" di Dome Balerame, Soreang, Minggu (21/8/2022).

Ketua Fatayat PCNU Kabupaten Bandung, Hj. Yayu Juariah, S.Pd.I menginggatkan agar generasi muda mulai lagi untuk mencintai warisan budaya, berpakaian sopan, yang bisa diperlihatkan dengan menggunakan pakaian kebaya.

"Fatayat PCNU berkomitmen secara kuat, akan ikut serta dalam upaya melestarikan budaya pakaian kebaya, sebagai salah satu upaya merawat ciri khas bangsa Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan, melalui penyelenggaraan festival ini diharapkan bisa memberikan kesadaran pada para pemudi Nahdlatul Ulama, bahwa kebaya merupakan warisan tak benda yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia, yang perlu dilestarikan. "Sebagai salah satu artefak kebanggaan, sebagai kostum ciri identitas suatu wilayah di bagian negara ini," ungkap Yayu seraya menyebutkan kegiatan ini hasil sinergi dengan komunitas Cinta Budaya Nusantara (CBN) yang diketuai Ny. Melok Besari.

Hadir dalam kegiatan festival budaya ini, Humaira Zamrotun Noor putri dari anggota DPR RI Fraksi PKB H. Cucun Syamsu Rizal, Kepala Disbudpar Kab. Bandung, Ketua PW Fatayat NU Hirni Kifa Hazefa, Ketua PCNU KH Asep Jamaludin, serta Ketua Forum Puspa Kabupaten Bandung Yanti Lidianti.

Forum Puspa, dalam sambutannya yang diwakili Dessy menyampaikan bahwa, setiap wanita adalah sebagai motor penggerak kemajuan dalam keluarganya, sehingga setiap perempuan harus hebat, setiap perempuan harus berdaya.

Dessy juga mengingatkan hak-hak anak yang harus dilindungi dan bisa mereka terima. "Ada 10 hak anak, dan jangan menyalahkan anak jika anak belum sesuai keinginan kita. Perempuan harus jadi contoh, mari jadi perempuan berdaya, agar anak bisa maju," ujarnya.

Sedangkan Ketua PW Fatayat Jawa Barat, Hirni Kifa, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Ketua Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal, yang telah memfasilitasi berlangsungnya acara Fatayat PCNU Kabupaten Bandung, dan juga, rasa terima kasih yang sama kepada pembina PC Fatayat NU Kabupaten Bandung, Ibu Hj. Emma Dety Supriatna.

"Kita mendukung sejuta kebaya sebagai budaya bisa mendunia. Merawat budaya nusantara, adalah merawat kesopanan yang menjadi tradisi luhur," tuturnya.

Fatayat di Kabupaten Bandung, katanya, harus bergandengan dengan Puspa, agar bisa menyampaikan program-programnya kepada perintah, terkait harus adanya pemenuhan hak hak perempuan di segala bidang. Lahirnya dakwah dengan berbusana sudah dibangun PW Fatayat NU, dengan mengadakan kerjasama pelatihan yang diberikan para desainer profesional, untuk mendesain kebaya ala Fatayat NU.

"Pelatihan desain kebaya dengan dibantu tenaga para profesional dari desainer kebaya yang handal, sangat diharapkan nantinya bisa membuat desain kebaya ala Fatayat NU, sehingga bisa go internasional. Upaya fatayat adalah memberi anugrah, kesolidan, dan kebermanfaatan," ujarnya.

Dalam "Gebyar Festival Kebaya Mendunia," dimeriahkan oleh arak-arakan karnaval pada pagi harinya, dan setelah acara sambutan usai, berbagai lomba pun dilaksanakan, berupa fashion show, puisi kemerdekaan, senam Bedas dan paduan suara dengan melibatkan 31 MWC Fatayat, yang tersebar diberbagai daerah di Kabupaten Bandung.@bms

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.