Perihatin, Reynaldi Ungkap Angka Kasus Dugaan Positif Kasus HIV/AIDS Di Subang
VISI.NEWS |BANDUNG - Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Subang terus mengalami peningkatan di tahun 2022 ini, menurut informasi sejak Januari hingga awal Agustus tercatat ada penambahan ratusan kasus.
Menurut data yang diperoleh menyebutkan, kasus HIV/AIDS di Subang, di akhir tahun 2021 hingga awal Agustus 2022, meningkat sekitar 200 kasus, sehingga saat ini mencapai 2.800 kasus HIV/AIDS.
"Dalam 8 bulan terakhir ini ada penambahan 200 kasus HIV/AIDS di Subang, jumlah ini kalau di bagi 30 kecamatan, mungkin ada 45 orang di setiap kecamatan," kata Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi.
Menurutnya, jumlah tersebut sangat mengkhawatirkan karena bisa saja menular dengan mudah meskipun penularannya tak secepat Covid-19, yang lebih memprihatinkan ada sekitar 60 anak dan balita.
"60 anak balita tersebut diduga positif terkena HIV/AIDS, padahal sudah ada program PPIA (Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak), jadi umumnya," sambungnya.
Selain itu, diketahui di Subang ada 86 lokasi hotspot atau tempat-tempat protitusi terselubung tapi terbuka dan ditambah prostitusi via medsos yang dilakukan di hotel-hotel dan tempat kos.
"Menurut informasi, pemerintah Kabupaten Subang sejauh ini terus melakukan sosialisasi bahkan pemberian alat kontrasepsi ke para pekerja seks komersial," ungkap Reynaldi.
Terakhir, Reynaldi berharap masyarakat harus waspada dan bisa berperilaku baik dan tidak menggunakan jarum suntik dan menghindari perilaku seks bebas.
"Untuk menekan penyebaran HIV/AIDS yang terpenting warga harus sama-sama sadar akan bahaya penyakit tersebut dan hindari perilaku seks menyimpang," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!