Perempuan Kepala Keluarga di Bandung Dapat Modal Usaha hingga Rp2 Juta
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat dukungan terhadap perempuan yang menjadi kepala keluarga.
Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), program pemberdayaan perempuan kepala keluarga (Pekka) dijalankan secara berkelanjutan, terutama untuk membekali mereka dengan pelatihan vokasional dan akses bantuan permodalan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Uum Sumiati, menjelaskan perempuan sebagai kepala keluarga patut mendapatkan penghargaan atas perannya yang berat dalam menopang rumah tangga.
"Perempuan sebagai kepala keluarga ini musti diberi penghargaan. Karena sebagai single mother tentu berat sekali," kata Uum dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, Selasa (22/4/2025).
Menariknya, kategori Pekka di Kota Bandung tidak hanya mencakup perempuan yang berstatus janda, tapi juga mereka yang masih memiliki suami namun mengambil alih peran sebagai tulang punggung keluarga.
"Bahkan perempuan yang sebetulnya masih memiliki suami, tetapi dia menjadi pelayan keluarga. Suaminya sakit atau tidak bisa bekerja. Itu juga kita masukkan ke dalam definisi Pekka," ucapnya.
Untuk mendukung mereka, DP3A memberikan pelatihan keterampilan seperti menjahit, membuat pastry, dan berbagai pelatihan lain yang disesuaikan dengan minat serta potensi.
Setelah mengikuti pelatihan, para Pekka juga mendapat bantuan permodalan yang disalurkan melalui kerja sama dengan Baznas Kota Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!