Perbedaan Pandangan: Dedi Mulyadi dan Mendikdasmen Soal Study Tour
Sebelumnya, pernyataan Dedi terkait larangan study tour sekolah di Jawa Barat, mendapat berbagai respons dari masyarakat. Ada yang menanggapi positif dan sebaliknya.
Larangan study tour di Jawa Barat tersebut sudah disampaikan sejak hari pelantikannya sebagai Gubernur Jawa Barat pada pertengahan Februari 2025 lalu.
Sejak awal, Dedi beralasan bahwa ekonomi orangtua siswa di Jawa Barat serta keselamatan para siswa, menjadi dasar kuat larangan study tour.
“Saya tahu kemampuan ekonomi rakyat Jabar. Saya cinta Jabar. Saya larang study tour karena saya ingin menjaga stabilitas ekonomi warga," kata Dedi, dikutip dakam keterangannya.
Menurut Dedi, banyak sekolah yang menjadikan study tour sebagai bisnis, dengan biaya perjalanan yang tinggi dan memberatkan orangtua.
Dedi juga menyoroti adanya ketimpangan sosial yang terjadi di sekolah akibat program ini.
“Posisi siswa di kelas jadi minder. Ini melahirkan masalah baru," kata Dedi.
Adapun alternatif study tour yang disampaikan Dedi adalah kegiatan pendidikan di luar kelas, dilakukan di lingkungan sekitar yang masih memiliki nilai edukatif.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!