Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Perahu Terbalik Dihantam Gelombang, 2 Nelayan Sukabumi Hilang

Desi Rossilawati
Minggu, 16 Maret 2025 | 14:24 WIB
Bagikan
Perahu Terbalik Dihantam Gelombang, 2 Nelayan Sukabumi Hilang
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kecelakaan laut dialami perahu nelayan Sri Mulya 03 di perairan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (14/3/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Perahu tersebut terbalik akibat dihantam gelombang tinggi ketika hendak masuk ke dermaga Ujunggenteng. Kejadian ini menyebabkan 4 orang nelayan yang berada di perahu terjatuh ke laut, 2 orang nelayan yakni Hasan (45) serta Badri dinyatakan selamat setelah berenang ke tepi pantai sedangkan 2 nelayan yakni Giman (59) dan Juber (55) dinyatakan hilang dan masih dicari. ketua rukun nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka mengatakan perahu tersebut berangkat dari dermaga untuk mencari ikan layur pada Jumat sore. Saat berada di tengah laut untuk memasang rawe atau pancing layur, genset yang dipakai untuk sumber listrik penerangan perahu mati sehingga nelayan memutuskan untuk pulang pada waktu malam. Menurut Asep, di tengah perjalanan pulang terjadi hujan angin, ketika hendak masuk ke dermaga perahu dihantam gelombang kemudian terbalik. "Perahu itu berangkat kemarin kira-kira pukul 15.00 WIB untuk menangkap ikan layur, tapi saat di tengah laut hendak memasang rawe atau pancing layur, akan tetapi genset yang dipakai untuk sumber listrik penerangan perahu mati sehingga memutuskan untuk pulang pada malam, di tengah perjalanan pulang terjadi hujan angin, ketika hendak masuk ke dermaga perahu dihantam gelombang kemudian terbalik," ujar Asep Jeka. Pada malam itu, nelayan langsung melakukan pencarian dengan menyisir perairan serta pesisir pantai namun belum membuahkan hasil. Lalu pada Sabtu pagi, perahu Sri Mulya 03 ditemukan di pantai dalam keadaan terbelah dengan kondisi mesin perahu rusak. Menurut Jeka, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang hilang. Pencarian dilakukan rukun nelayan, Polairud, TNI AL, Polsus, Karang Taruna, Pemdes Ujunggenteng, serta nelayan setempat. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.