Penyedia Solusi Dekarbonisasi 3DOM Singapore Lansir Nama Baru, "noco-noco"
Mekanisme Baru yang Merangsang Pertumbuhan Berkelanjutan, Produk yang Tahan Lebih Lama Menghasilkan Pendapatan Semakin Besar
"Sejak Revolusi Industri, sistem ekonomi massal yang lebih diutamakan ketimbang produksi dan konsumsi tanpa mempertimbangkan emisi CO2 menjadi akar permasalahan lingkungan hidup. Maka, kebijakan energi tak boleh bersifat jangka pendek, dan masyarakat harus menuntut akuntabilitas yang lebih besar dari pelaku usaha agar beralih dari kegiatan produksi yang menghasilkan produk dengan usia pakai pendek demi mengurangi emisi CO2," papar Matsumura. "Kita masih berpeluang mencegah perubahan iklim yang berdampak permanen. Kami ingin memperjuangkan sederet prinsip yang memprioritaskan usia pakai produk yang panjang, serta menciptakan rantai pasok yang baru."
Maka, noco-noco mengemukakan model bisnis "Data & Profit Sharing" ("DPS") yang baru, beralih dari aktivitas penjualan yang mengutamakan jumlah produk dengan usia pakai pendek secara masif, menjadi memperpanjang usia pakai produk yang tersedia bagi pengguna sebagai layanan. Informasi dan profit pun dibagi rata bagi perusahaan yang berkontribusi memperpanjang usia pakai produk. Model bisnis ini tak hanya menciptakan rantai pasok yang mendatar dan terbuka, namun juga berpotensi mendorong terobosan teknologi, sebab informasi tentang penggunaan produk dan litbang saling dibagikan.
Perkenalkan Rangkaian Solusi Dekarbonisasi yang Mudah Diterapkan Sebelum Usia Bumi Habis
noco-noco telah merancang platform berbasiskan model bisnis DPS untuk menciptakan dan menggunakan produk yang tahan lama. Lebih lagi, noco-noco berencana merealisasikan konsep ini lewat sejumlah proyek di Thailand dan Filipina masing-masing mulai Desember 2022 dan Januari 2023. noco-noco juga akan melansir alat IoT revolusioner yang memfasilitasi manusia dan perangkat berkomunikasi secara "bebas" di CES (Consumer Electronics Show) 2023 pada Januari mendatang di Las Vegas.
noco-noco akan mempersembahkan visi ideal untuk dunia, ditandai konsep yang jelas tentang cloud repatriation dan demokratisasi informasi (kepemilikan individual atas informasi pribadi). Tujuannya, mengatasi kendala yang berpotensi timbul pada masa depan ketika segala hal yang berada di rumah dan kota dilengkapi teknologi "pintar".
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!