Pentingnya Keterampilan Pro sosial bagi Remaja dalam Membangun Hubungan Positif
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 19 Desember 2024 | 02:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul di kalangan remaja, pengembangan keterampilan prososial menjadi salah satu kunci untuk menciptakan interaksi dan hubungan yang positif dengan orang lain. Keterampilan prososial, yang mencakup empati, kerja sama, dan keinginan untuk membantu tanpa mengharapkan imbalan, diyakini dapat meningkatkan kematangan emosional remaja. Menurut Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSP, remaja yang memiliki keterampilan prososial yang baik menunjukkan kemampuan emosional yang prima dan berkualitas.
Dalam acara Media Briefing Kesehatan Jiwa di Restoran Beautika, Jakarta Selatan, pada Selasa (17/12/2024), Dr. Ray menjelaskan tiga tanda utama dari kematangan emosional yang baik pada remaja. Pertama adalah respect atau penghargaan. Remaja dengan keterampilan prososial yang baik memiliki penghargaan terhadap diri sendiri dan juga kepada orang lain. Self respect penting untuk membangun rasa percaya diri dan kesejahteraan pribadi, sementara mutual respect membantu membentuk hubungan yang sehat dengan saling menghargai dan memahami.
Tanda kedua yang diungkapkan Dr. Ray adalah sifat caring atau kepedulian. Ia mencontohkan bagaimana sekelompok remaja dapat menunjukkan kepedulian dengan urunan untuk membeli sepatu baru bagi teman yang sepatunya sudah bolong. Sifat peduli ini berkaitan erat dengan empati, di mana remaja dengan tingkat empati yang tinggi lebih sensitif terhadap perasaan orang lain dan lebih aktif memberikan dukungan emosional maupun praktis.
Tanda ketiga yang diungkapkan oleh Dr. Ray adalah kepekaan terhadap potensi negatif. Remaja yang memiliki keterampilan prososial akan lebih sadar terhadap lingkungan mereka dan tahu kapan harus menghindari masalah, seperti tawuran yang sering terjadi di kalangan remaja. “Karakteristik seorang remaja dengan prosocial skills yang baik adalah sadar dengan lingkungan sekitar, peduli dengan sesama, dan menghindari hal yang tidak baik,” tegasnya.
Dengan mengembangkan keterampilan prososial, remaja tidak hanya dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan orang lain, tetapi juga berkontribusi pada lingkungan sosial yang lebih positif. Kesadaran akan pentingnya empati, kepedulian, dan kepekaan terhadap situasi negatif di sekitar mereka sangat penting dalam membantu remaja tumbuh menjadi individu yang lebih matang secara emosional, serta menyebarluaskan suasana yang mendukung dalam masyarakat. @berlin
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!