Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026 Tembus 42 Persen

Desi Rossilawati
Kamis, 6 Agustus 2026 | 09:42 WIB
Bagikan
Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026 Tembus 42 Persen

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 berbenah jelang MotoGP Mandalika 2025./visi.news/AFP.

VISI.NEWS Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkapkan penjualan tiket ajang MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika telah mencapai 42 persen. Capaian tersebut diperoleh berdasarkan laporan terbaru dari PT InJourney selaku penyelenggara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, mengatakan progres penjualan tiket masih terus berjalan meski pelaksanaan MotoGP baru akan digelar pada 9-11 Oktober 2026.

"Progres tiket informasi-nya sudah 42 persen. Itu informasi terakhir yang saya dapatkan dari Injourney," ujar Ahmad dalam keterangannya dikutip, Kamis (6/8/2026).

Aulia optimistis angka penjualan tiket akan terus meningkat hingga mendekati hari pelaksanaan. Menurutnya, masih tersedia waktu yang cukup bagi penyelenggara untuk memasarkan tiket kepada masyarakat.

"Masih ada waktu untuk menjual tiket meski kita berharap ini bisa cepat lagi, tapi kita juga tidak memaksa karena bicara pasar. Meski begitu ini progres yang bagus kita dapatkan," katanya.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Provinsi NTB berharap seluruh tiket dapat terjual. Namun, Aulia menilai pencapaian tersebut bergantung pada strategi penjualan yang diterapkan penyelenggara. Pada MotoGP Mandalika 2026, jumlah penonton ditargetkan mencapai 140 ribu hingga 150 ribu orang.

"Kalau tahun 2025 itu bisa 140 ribu lebih, kita harap untuk tahun ini bisa lebih dari itu. Tetapi, pada dasarnya bicara target pasti ada hitung-hitungannya. Karena kita beli tiket ini bicara juga tempat duduk. NTB sebagai tuan rumah tentunya progres-nya terus tumbuh, sehingga lebih baik dari tahun lalu, lebih bagus, lebih ramai, dan lebih berdampak (ekonomi)," terangnya.

Aulia menambahkan, konsep penyelenggaraan MotoGP tahun ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan edisi sebelumnya. Namun, kehadiran dua pembalap Indonesia, yakni Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Aji di kelas Moto2, dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi ajang balap motor dunia tersebut.

"Tapi seperti apa teknis-teknis konsep kegiatan yang dilakukan pasti nantinya akan menyesuaikan, salah satunya soal parade pembalap," ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan, Pemerintah Provinsi NTB juga menyiapkan berbagai aspek konektivitas transportasi, khususnya transportasi udara. Penambahan frekuensi penerbangan langsung menuju Lombok dari sejumlah daerah di Indonesia diharapkan dapat mempermudah mobilitas penonton yang diperkirakan mencapai ratusan ribu orang.

"Konektivitas ini pasti akan berdampak, karena akan ada ratusan ribu orang yang akan datang ke Lombok, baik melalui udara, darat, dan laut, khususnya dari daerah lain seperti Yogyakarta," katanya.

Sebelumnya, Asisten II Sekretariat Daerah Pemprov NTB, Lalu Moh Faozal, menyatakan pemerintah daerah menargetkan jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 mencapai 140 ribu orang selama tiga hari pelaksanaan, dengan sekitar 65 ribu penonton diproyeksikan hadir pada hari puncak.

"Target kita 65 ribu pada hari puncak. Total tiga hari sekitar 140 ribu. Itu target, tapi semoga bisa lebih," ujarnya.

Berdasarkan data penyelenggara, jumlah penonton MotoGP Mandalika terus mengalami peningkatan sejak pertama kali digelar pada 2022. Tercatat sebanyak 102.801 penonton hadir pada 2022, meningkat menjadi 102.929 penonton pada 2023, kemudian 121.252 penonton pada 2024, dan mencapai 140.324 penonton pada penyelenggaraan tahun 2025.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.