Penjualan Flash Coffee di Indonesia Naik 50% pada H1 2024 Berkat Strategi Baru

ED
Minggu, 1 September 2024 | 04:11 WIB
Bagikan
Penjualan Flash Coffee di Indonesia Naik 50% pada H1 2024 Berkat Strategi Baru

VISI.NEWS | JAKARTA - Flash Coffee, jaringan kopi berbasis teknologi, dengan bangga mengumumkan pertumbuhan yang signifikan di Indonesia, fokus geografis perusahaan selama setengah tahun terakhir, menu makanan dan minuman baru yang menampilkan produk-produk baru yang menarik, dan beberapa pembukaan toko baru yang direncanakan di Jakarta dan Bandung.

Perluasan menu dan lokasi fisiknya menyoroti komitmen Flash Coffee untuk memberikan pengalaman minum kopi yang luar biasa di Indonesia, salah satu negara dengan ekonomi paling menjanjikan di Asia Tenggara dengan selera yang terus meningkat terhadap kopi berkualitas.

Flash Coffee kini mengoperasikan 67 toko di Indonesia dan terus berkembang dengan ekspansi lebih lanjut di seluruh pasar. Flash Coffee telah meningkatkan pendapatan per tokonya lebih dari 50% sejak awal 2024 dan mencapai profitabilitas operasional berkat menu barunya.

Pertumbuhan yang mengesankan ini didorong oleh visi dan keputusan grup untuk fokus pada pasar Indonesia, menyusul penutupan Flash Coffee di pasar Asia lainnya dan keberhasilan penjualan dan transformasi menjadi waralaba Flash Coffee di Thailand.

“Kami sangat antusias dengan Indonesia dan potensinya sejak kami membuka gerai Flash Coffee pertama kami di Jakarta pada Januari 2020”, kata David Brunier, Pendiri dan CEO Flash Coffee. “Berkat dukungan basis pelanggan setia kami dan fokus strategis kami pada Indonesia sebagai pasar grup yang paling matang, kami sekarang memperluas jejak kami di negara ini, dengan rencana untuk menambah banyak gerai baru ke portofolio kami dalam 12 bulan ke depan. Kami baru saja memulai."

Setiap gerai baru dirancang untuk menawarkan pengalaman minum kopi yang unik, yang menghadirkan minuman khas Flash Coffee seperti Seasalt Palm Sugar Latte atau Whipped Strawberry Matcha, pemesanan digital yang mudah digunakan pada aplikasi miliknya, dan konsep gerai baru yang lebih besar dengan desain sit-and-stay yang ramah yang mendorong pelanggan untuk tetap tinggal dan bersosialisasi.

Selain komitmen berkelanjutan dari pendiri Flash Coffee, Sebastian Hannecker dan David Brunier, White Star Capital telah menunjuk Jakob Angele, Venture Partner di White Star Capital dan mantan CEO foodpanda, yang berperan penting dalam mengembangkan foodpanda hingga mencapai volume transaksi USD5,5 miliar, untuk mendukung pertumbuhan Flash Coffee secara operasional dengan memanfaatkan keahliannya yang luas dalam industri F&B dan pengiriman makanan daring.

“Kami sangat senang melihat perubahan terkini dan fokus kami yang tinggi pada Indonesia untuk menghasilkan kesuksesan bisnis yang nyata. Saya sangat bersemangat tentang masa depan Flash Coffee,” kata Jakob Angele, Ketua Eksekutif Flash Coffee dan Venture Partner di White Star Capital. “Indonesia adalah salah satu pasar kopi yang paling menarik dan semarak di seluruh dunia. Flash Coffee diposisikan secara unik untuk melayani permintaan kopi berkualitas tinggi yang terus meningkat.”

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.