Penembakan di Thailand Selatan Tewaskan Tiga Orang Termasuk Anak
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 3 Mei 2025 | 22:10 WIB
VISI.NEWS | THAILAND - Sebuah insiden penembakan mematikan terjadi di selatan Thailand, yang dikenal sebagai kawasan dengan pemberontakan separatis. Seorang pria bersenjata menembak mati tiga orang, termasuk seorang anak perempuan berusia sembilan tahun, di distrik Tak Bai, Provinsi Narathiwat, pada Jumat (2/5/2025) malam. Dua korban lainnya yang terluka dalam insiden tersebut kemudian meninggal di rumah sakit.
Menurut polisi setempat, penyerang melepaskan tembakan di kawasan pemukiman yang sedang dilanda konflik separatis.
"Satu korban tewas di tempat kejadian, dan dua lainnya meninggal di rumah sakit," kata petugas polisi Watthana Thurarat, mengonfirmasi kepada AFP, Sabtu (3/5/2025).
Polisi meyakini bahwa pelaku mungkin terkait dengan kelompok pemberontak yang telah beroperasi di wilayah tersebut selama beberapa dekade.
Provinsi-provinsi selatan Thailand, seperti Narathiwat, Pattani, dan Yala, sudah lama menjadi pusat perlawanan separatis yang menuntut otonomi lebih besar untuk wilayah yang mayoritas Muslim tersebut. Sejak 2004, lebih dari 7.000 orang telah tewas akibat kekerasan terkait pemberontakan ini.
Meskipun serangan terhadap warga sipil tidak terlalu sering terjadi, sebagian besar kekerasan dalam beberapa tahun terakhir mengarah pada petugas keamanan.
Insiden ini terjadi di daerah Tak Bai yang juga dikenal karena tragedi berdarah tahun 2004, ketika pasukan keamanan Thailand menembaki pengunjuk rasa di luar kantor polisi, menewaskan tujuh orang dan menyebabkan kematian 78 orang lainnya yang terperangkap di belakang truk militer.
Keputusan pengadilan Thailand pada tahun lalu yang membatalkan kasus Tak Bai yang telah lama tertunda diperkirakan dapat memperburuk ketegangan di kawasan tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!