Pencarian Korban Longsor Bantargebang Berakhir, 7 Orang Meninggal
Seluruh jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh tim medis serta pihak berwenang.
Henik menegaskan bahwa meski proses pencarian telah dinyatakan selesai, personel Brimob tetap akan bersiaga di lokasi bersama tim SAR gabungan hingga seluruh rangkaian penanganan di area longsoran benar-benar rampung.
“Personel kami akan terus membantu proses penanganan di lokasi bersama tim SAR gabungan hingga seluruh tahapan evakuasi dan pengamanan area dinyatakan selesai,” ujarnya.
Sementara itu, situasi di sekitar lokasi longsoran dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif hingga dini hari. Tim SAR dari berbagai unsur masih berada di lokasi untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan.
Insiden longsor sampah ini terjadi secara tiba-tiba saat aktivitas pengangkutan sampah tengah berlangsung. Sejumlah saksi mata menyebut gunungan sampah yang berada di area TPST Bantargebang mendadak runtuh dan menutup akses jalan di sekitar lokasi.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika warga sekitar mendengar teriakan yang memperingatkan adanya longsor dari area gunungan sampah.
“Saksi mendengar teriakan warga mengenai adanya longsor, kemudian melihat gunungan sampah tiba-tiba runtuh menutup jalan serta menimpa warung dan beberapa truk sampah,” kata Kusumo dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
Informasi mengenai longsor tersebut dengan cepat menyebar melalui jaringan komunikasi keamanan yang berada di area TPST Bantargebang. Petugas kepolisian dari Polsek Bantargebang kemudian segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga dan pekerja di sekitar tempat kejadian.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!