Pemkot Sukabumi Dorong Peningkatan Pengelolaan Sampah di Masyarakat
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 1 Maret 2025 | 04:56 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) merupakan momentum untuk mengedukasi seluruh pihak agar mulai mengelola sampah dengan baik dengan cara memilah dan memilih sampah ataupun mendaur ulang. Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Mohammad Hasan Asari, dalam kegiatan HPSN yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Jumat (28/2/2025) di Gedung Juang.
Menurut Hasan, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui DLH mencoba menggugah kesadaran seluruh pihak mulai dari skala rumah tangga hingga industri, agar terlibat dalam pengelolaan sampah yang menjadi salah satu isu utama lingkungan hidup. Saat ini menurutnya Pemerintah Kota Sukabumi telah bekerja sama dengan PT SCG, dalam pengelolaan sampah menjadi energi.
“Pemda melalui DLH mencoba mendorong kepedulian seluruh individu, karena setiap hari semua orang menghasilkan sampah. HPSN diperingati dalam rangka mengingatkan, mendorong dan mengedukasi bahwa kita ini pemroduksi sampah, makanya harus peduli dengan sampah,” ujarnya.
Kepala DLH, Asep Irawan, menerangkan target dari Peringatan HPSN kali ini adalah peningkatan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat, karena saat ini timbunan sampah di TPA Cikundul sudah melebihi kapasitasnya.
“Dalam Peringatan HPSN ini kita lebih memfokuskan kepada pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Saat ini pembuangan sampah dari masyarakat ke TPA cukup tinggi sekitar 73 persen dan diharapkan kedepannya semakin berkurang, karena saat ini pemilahan sampah masih sekitar 27 persen,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan upaya pengelolaan sampah karena masa operasional TPA Cikundul diprediksi hanya bisa bertahan hingga setahun kedepan.
“Tentunya ini kewajiban kita semua, tidak hanya pemda tapi meliputi seluruh masyarakat. Diharapkan bahu – membahu agar pengurangan (timbunan) sampah semakin besar. TPA Cikundul ini kondisinya sudah kritis, mungkin barangkali satu tahun lagi, makanya tahun ini kita harus bekerja keras mengurangi persentase sampah,” pungkasnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!