Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pemkot Bandung Perkuat Transformasi Pariwisata Berkelanjutan melalui Green Tourism

ED
Minggu, 14 Desember 2025 | 14:54 WIB
Bagikan
Pemkot Bandung Perkuat Transformasi Pariwisata Berkelanjutan melalui Green Tourism

VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat transformasi pariwisata berkelanjutan melalui pengembangan konsep *green tourism*. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam diskusi "Bandung Bersinar" yang digelar di Pendopo Kota Bandung, kemarin. Kegiatan tersebut berlangsung pada 13–14 Desember 2025, sebagai upaya konkret mendukung target Net Zero Emission 2060 sekaligus memperkuat daya saing Bandung sebagai destinasi wisata hijau dan berkelanjutan.

Farhan menjelaskan bahwa pariwisata hijau merupakan inovasi yang pertama kali secara serius diperkenalkan di Kota Bandung. Menurutnya, sektor pariwisata kini tidak hanya sekadar menawarkan hiburan, tetapi juga harus dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

“Green tourism menunjukkan, kegiatan berwisata harus diberi nilai tambah. Inilah esensi inovasi yang kami dorong di Kota Bandung,” ujar Farhan. Dengan konsep ini, Pemkot Bandung berharap dapat menciptakan pengalaman wisata yang ramah lingkungan dan rendah emisi karbon.

Sejak 2016, Bandung telah diakui sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata utama di Indonesia. Bahkan, pemerintah pusat menetapkan brand *Wonderful Indonesia* untuk Bandung dengan nama *Stunning Bandung*. Namun, Farhan mengakui bahwa branding tersebut belum sepenuhnya optimal karena adanya tantangan dalam komunikasi dan implementasi.

“Yang perlu kita jawab adalah, apa yang membuat orang benar-benar terpana melihat Bandung? Banyak faktornya, mulai dari arsitektur, kuliner, komunitas, hingga event. Tapi salah satu tantangan utama destinasi wisata adalah mobilitas,” tambah Farhan.

Ia menjelaskan bahwa tingginya aktivitas wisata sering kali berbanding lurus dengan kemacetan. Meskipun pemerintah berupaya mengatasi persoalan lalu lintas, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menekan dampak emisi. "Kalaupun masih macet, emisinya harus minimum. Di sinilah peluang wisata berbasis zero emission," tegas Farhan.

Farhan juga menyoroti besarnya jejak karbon yang dihasilkan oleh sektor pariwisata, seperti transportasi wisatawan dan operasional hotel. Dalam rangka mengurangi dampak lingkungan, Bandung kini berfokus pada pariwisata rendah emisi untuk meningkatkan daya saingnya. “Semakin kecil jejak karbonnya, semakin tinggi nilai tambah wisatanya,” tambahnya.

Pemkot Bandung menerapkan strategi *Tourism, Trading, Investment* (TTI) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pariwisata menjadi pintu masuk bagi wisatawan, yang kemudian mendorong transaksi perdagangan dan investasi. “Wisata itu to see, to do, to buy. Ketika orang berbelanja dan beraktivitas, maka trading terjadi. Dari situlah investasi masuk,” jelas Farhan.

Sebagai dampaknya, ekonomi Kota Bandung tumbuh signifikan. Pada semester pertama 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,43 persen, melebihi rata-rata nasional. Meningkatnya tingkat hunian hotel, terutama hotel berbintang, menunjukkan bahwa wisatawan yang datang memiliki daya beli yang tinggi. Namun, Farhan juga mengingatkan pentingnya mengatasi ketimpangan ekonomi yang masih ada, terutama di beberapa wilayah yang memiliki disparitas pendapatan.

Untuk mendukung pariwisata berkelanjutan, Pemkot Bandung juga fokus pada pengembangan *sport tourism* dan *education tourism*. Melalui pengembangan sektor ini, Bandung memanfaatkan banyaknya perguruan tinggi yang mendatangkan mahasiswa dari berbagai daerah. Ke depan, Pemkot Bandung juga berencana memperbanyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bekerja sama dengan PLN untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik. Selain itu, angkot listrik juga akan diperkenalkan sebagai sarana transportasi ramah lingkungan, seiring dengan peremajaan armada angkutan umum di kota ini.

Dengan langkah-langkah ini, Farhan berharap bahwa Bandung dapat menjadi model kota wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Ke depan, dengan lebih banyaknya fasilitas ramah lingkungan dan kendaraan listrik, Bandung berpotensi menjadi destinasi wisata yang lebih berkelanjutan dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.