Pemkot Bandung Malam Ini Uji Coba Lengkong Kecil Culinary Night untuk Penataan Kawasan Kuliner
Diskop UMKM bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung dan masyarakat setempat untuk mengelola sampah selama acara. Setiap PKL yang berjualan wajib memisahkan sampah dan menyerahkan sampah organik untuk diolah oleh pengurus kewilayahan.
Aspek Kenyamanan dan Ketertiban
Kolaborasi antara Diskop UMKM dengan Dinas Sosial (Dinsos), Diskar PB Kota Bandung, DSDABM Kota Bandung, serta DPKP Kota Bandung akan memastikan aspek keamanan dan ketertiban. Pada hari Sabtu, kawasan trotoar akan dibersihkan bekerja sama dengan Diskar PB dan DSDABM. DPKP akan membantu menata kembali pohon-pohon di trotoar. Dinsos akan membantu menertibkan PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) di kawasan ini.
Instruksi Wali Kota
Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menekankan pentingnya dialog dengan masyarakat setempat dalam uji coba ini. Ia menginstruksikan agar seluruh pihak yang terlibat memahami dan mengikuti regulasi yang ada, sehingga tujuan Lengkong Culinary Night sebagai upaya penataan PKL tidak menimbulkan potensi negatif.
"Community based menjadi penting. Libatkan peran warga/masyarakat. Komunikasi dengan mereka ini penting. Supaya rasa memilikinya juga lebih merata. Ini harus bersama-sama," kata Bambang.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bandung memfasilitasi Jalan Lengkong Kecil untuk menjadi area culinary night sebagai rencana bersama yang harus mematuhi aturan yang ada.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi berbagai pihak, Lengkong Kecil Culinary Night diharapkan dapat menjadi ikon baru kuliner malam di Kota Bandung, sekaligus menata dan meningkatkan kenyamanan kawasan tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!