Pemkab Bandung Saluran Bantuan Paket Sembako Kepada 21.000 Pekerja
Langkah kedua, disebutkan melakukan adanya program pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. "Ini salah satu upaya untuk membuka peluang usaha baru, dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bandung," ungkapnya.
Langkah ketiga,pihaknya selalu berpikir dan selalu kompak dengan Forkopimda Kabupaten Bandung, baik itu untuk menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat.
"Pada akhirnya masyarakat Kabupaten Bandung merasa terlindungi, dan insya Allah kegiatan ini adalah dalam rangka meningkatkan imunitas kita. Karena salah satu keamanan dan kenyamanan kita adalah salah satunya peningkatan imunitas, untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bandung," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung H. Rukmana kembali menegaskan, pembagian paket sembako ini kepada 21.000 pekerja, yang dibagikan langsung kepada para buruh yang tergabung dengan 16 serikat pekerja/serikat buruh di Kabupaten Bandung. "Nilai sembakonya sekitar Rp 75.000/paket. Paket sembako ini sudah dibagikan dan disebar ke lapangan semuanya," ujarnya
Menurutnya, tidak ada klasifikasi penerima bantuan paket sembako tersebut. "Semua serikat pekerja ada, dan penerima bantuan paket sembako ini semua anggota serikat pekerja," ujar Rukmana.
Ia mengungkapkan, anggaran untuk pengadaan 21 ribu paket sembako itu, berasal dari dana penanggulangan inflasi daerah. Rukmana berharap, jika Pemkab Bandung kembali mendapatkan anggaran itu, tentunya Bupati Bandung akan konsen dan memberikan perhatian kepada para pekerja.@gustav
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!