Pemkab Bandung Gelar Bazar Ramadhan 1446 H dan Launching Operasi Pasar Murah 2025
Dikatakannya, kegiatan Bazar Ramadhan 1446 H dilaksanakan selama 5 hari, sejak tanggal 17 Maret 2025 sampai dengan 21 Maret 2025, pukul 08:00 sampai dengan 16:00 WIB di Plaza Upakarti Soreang.
"Peserta Bazar Ramadhan sebanyak 130 pelaku usaha IKM UMKM dan keikutsertaan dari DWP Kabupaten Bandung, PKK Kabupaten Bandung dan toko modern serta Dinas Koperasi dan UMKM sebanyak 6 stand," jelasnya.
Pada Bazar Ramadhan 1446 H menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, kuliner, fashion, craft dan sembako. Selain itu, adanya layanan Klinik Kemasan dan fasilitasi pembuatan NIB.
Dicky mengungkapkan pula Operasi Pasar Murah (OPM) 2025 dilaksanakan pada tanggal 17, 19 dan 20 Maret 2025 yang bertempat di 8 Kecamatan, yaitu Kecamatan Solokanjeruk, Kecamatan Ibun, Kecamatan Pasirjambu, Kecamatan Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kecamatan Kutawaringin, Kecamatan Margahayu dan Kecamatan Baleendah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
"Masyarakat yang mendapatkan subsidi pada Operasi Pasar Murah (OPM) ini dengan kriteria rentan miskin. Jumlah paket sebanyak 10.204 paket. Satu paket terdiri dari beras 5 kg, gula 3 kg dan minyak 3 liter. Harga per paket senilai Rp 190.000,- , subsidi senilai Rp 98.000,- sehingga harga tebus masyarakat Rp 92.000,-," jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan dari data perkembangan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung, Kontribusi Sektor Terhadap PDRB ADBH, pertama Industri Pengolahan 52.91%, kedua Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 13.46%. Ketiga, Pertanian Kehutanan Perikanan 6.77%.
"Angka Inflasi di Kabupaten Bandung sampai dengan bulan februari 2025: -0,20%. Perkembangan ekspor sampai Januari – Desember 2024 naik sebesar 323,28%," katanya.
Pada pelaksanaan Bazar Ramadhan dan Launching OPM itu turut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung Kawaludin, jajaran OPD Kabupaten Bandung, para camat, para pelaku UMKM dan sejumlah pihak lainnya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!