Pemerintah Turki Tahan 37 Orang Terkait Konten Provokatif di Media Sosial
Para jaksa menuduh Imamoglu memanfaatkan posisinya untuk keuntungan pribadi, termasuk pengalokasian kontrak-kontrak pemerintah secara tidak sah. Dalam penyelidikan terpisah, Imamoglu juga dituduh memberikan dukungan kepada Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan sekutu-sekutu lainnya. Imamoglu diduga membentuk aliansi dengan kelompok-kelompok Kurdi dalam Pemilihan Walikota Istanbul.
Pihak berwenang belum mengungkapkan kapan mereka akan mulai memeriksa Imamoglu, yang dapat ditahan tanpa dakwaan selama empat hari. Beberapa analis mengkhawatirkan bahwa Imamoglu bisa saja dipecat dari jabatannya dan digantikan oleh seorang wali kota yang ditunjuk pemerintah, jika ia dikenai dakwaan terkait PKK. Sebelum penahanannya, Imamoglu sudah menghadapi berbagai kasus hukum yang berpotensi mengarah pada hukuman penjara atau larangan berpolitik.
Imamoglu yang terpilih sebagai Walikota Istanbul pada Maret 2019 lalu, menjadi simbol perlawanan terhadap Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang sudah menguasai Istanbul selama 25 tahun. Pemilihan yang dimenangkan Imamoglu tersebut sempat dibatalkan oleh pihak pemerintah dengan alasan dugaan ketidakteraturan, namun dalam pemilihan ulang beberapa bulan kemudian, Imamoglu kembali memenangkan kursi tersebut. Penahanan ini semakin mempertegas ketegangan politik jelang Pemilu Turki yang akan datang.
@uliBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!