Pemerintah Siap Akhiri Pembahasan Formula Pengalihan Subsidi BBM
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 14 Desember 2024 | 07:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah kini berada di tahap akhir pembahasan untuk menentukan formula pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Dalam pernyataannya di Jakarta, Bahlil menegaskan bahwa penentuan formula membutuhkan 1-2 tahapan lagi untuk menjamin bahwa penerima subsidi tepat sasaran.
"Formulasinya sudah hampir final dan kita masih butuh 1-2 excercise lagi yang harus kita lakukan untuk memastikan bahwa penerima untuk pengalihan sebagian itu tepat sasaran," ungkapnya.
Skema subsidi yang dipersiapkan pemerintah dikatakan Bahlil akan berupa blending atau kombinasi. Ini berarti subsidi akan diberikan dalam bentuk barang atau komoditas produk serta sebagian dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Bahlil menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk meningkatkan daya beli masyarakat sambil memastikan bahwa subsidi yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Dalam upaya memastikan keakuratan penerima subsidi, Bahlil menyebutkan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) sedang menjalankan proses validasi data. Proses ini diharapkan selesai dalam waktu satu pekan ke depan, di mana BPS akan memastikan bahwa penerima subsidi yang diusulkan memang layak untuk mendapatkannya.
"Sekarang BPS lagi memvalidasi data lagi untuk bisa betul-betul yang menerima itu adalah yang berhak," kata Bahlil.
Selain itu, Bahlil juga menegaskan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kendaraan transportasi umum berbasis online akan menjadi salah satu kategori penerima subsidi BBM. Namun, ia menambahkan bahwa pemerintah harus memeriksa terlebih dahulu data para pelaku UMKM guna memastikan mereka memenuhi kriteria sebagai penerima subsidi.
"Masuk ke UMKM, tinggal kita akan ngecek mereka, karena mereka kan plat hitam ya," ujarnya.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, diharapkan akan tercapai keadilan dalam distribusi subsidi BBM dan daya beli masyarakat dapat terjaga.
Bahlil menekankan pentingnya evaluasi yang mendalam untuk memastikan subsidi dapat membantu pihak-pihak yang paling membutuhkan tanpa terjebak dalam kesalahan pengalokasian. @berlin
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!