Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026

Pembangunan Rumah Tahfiz di Ciparay Dimulai, Bupati Bandung Ingatkan Hafal 1 Juz Bisa Kuliah Gratis

ED
Sabtu, 18 Februari 2023 | 14:21 WIB
Bagikan
Pembangunan Rumah Tahfiz di Ciparay Dimulai, Bupati Bandung Ingatkan Hafal 1 Juz Bisa Kuliah Gratis

VISI.NEWS | CIPARAY - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Tahfidz Qur'an Mesjid Mujahidin di Kampung Sukamaju RT 03/RW 10 Desa Pakutandang, Kec Ciparay, pada Jumat (17/2/2023).

Pada kegiatan ini, Bupati Bandung turut memberikan bantuan uang sebesar Rp 50 juta dan dua unit AC, untuk mesjid tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Dadang Supriatna berharap dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama, Pondok Tahfidz Qur'an Mujahidin ini bisa melahirkan generasi penerus yang berkualitas mengingat kegiatan ini selaras dengan program Bandung Bedas, khususnys misi keempat Pemerintah Kabupaten Bandung yaitu tata kelola kehidupan yang memiliki nilai-nilai keagamaan.

Dihadapan para jamaah Mesjid Mujahidin tersebut pula, Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan, pihaknya pada tahun 2023 kembali menggulirkan program Beasiswa ti Bupati (Besti), progrsm beasiswa tersebut dalam upaya memberikan pelayanan kepada generasi muda berprestasi untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan. "Kalau ada siswa berprestasi dan minimal hafal Alquran satu juz, dan kebetulan orang tuanya secara ekonomi kurang mampu, maka bisa masuk dalam program beasiswa ti bupati," katanya.

Untuk menjaring para siswa berprestasi dalam program Besti, kata Dadang Supriatna, bahwa saat ini program tersebut sudah dibuka untuk masyarakat Kabupaten Bandung. "Silahkan untuk didaftarkan," katanya.

Ia pun mengajak kepada warga yang ada saat itu untuk segera mendaftarkan, dengan melewati proses test, persyaratan, kelengkapan dan sebagainya. "Mudah-mudahan pembangunan pondok pesantren dan tahfidz quran ini bisa menjadi tempat yang berkah dan bermanfaat di dunia dan akhirat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Kang DS panggilan akrab Bupati Bandung mengingatkan bahwa, setiap orang yang meninggal terputus segala urusannya di dunia."Kecuali tiga perkara, di antaranya shodaqoh amal jariyah. Untuk itu, yang membantu pembangunan tahfidz quran, dibarengi dengan niat karena Allah SWT dan ibadah kepada Allah SWT, akan menjadi pahala di akhirat kelak nanti."Saya akan membantu pembangunan rumah tahfidz ini sebesar Rp 50 juta," katanya.

Lebih lanjut Bupati Dadang kembali mensosialisasikan pemberian insentif untuk guru ngaji di Kabupaten Bandung dengan alokasi anggaran sebesar Rp 109 miliar. "Merupakan anggaran insentif terbesar se-Indonesia dan digulirkan saat pandemi Covid-19," ujarnya

Dirinya memiliki keyakinan, tegaknya suatu daerah bergantung pada empat golongan. Pertama, ilmunya para ulama, kedua adilnya para pemimpin, ketiga para agnia yang dermawan dan keempat doanya para fakir miskin. "Kenapa saya memperhatikan para ulama, sebab saya yakin tanpa ilmunya para ulama, belum tentu kita akan seperti ini," katanya.

Oleh karenanya semenjak dirinya menjadi Bupati Bandung, janji politik untuk pemberian insentif guru ngaji segera direalisasikan. "Hampir 17.000 guru ngaji dengan anggaran Rp 109 miliar. Termasuk marbot dan DKM Masjid juga dapat insentif," katanya.

Menurutnya didalam program insentif guru ngaji ini terdapat BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Disaat guru ngaji meninggal dunia maka ahli warisnya mendapat jaminan kematian sebesar Rp. 42 juta dan anaknya juga mendapatkan beasiswa sebesar Rp. 174 juta.

Dihadapan para jamaah, bupati menegaskan bahwa ia memiliki keyakinan setiap orang yang bertransaksi dengan Allah SWT, maka Allah akan menjaminnya. "Terbukti dalam pendapatan asli daerah akhir Desember 2021 Kabupaten Bandung hanya Rp. 960 miliar. Berkahnya ketika kita memuliakan ulama, diluar dugaan walaupun dalam kondisi pandemi dan inflasi, tapi PAD Kabupaten Bandung pada Desember 2022 Rp. 1,269 triliun. Naiknya hampir Rp. 308 miliar atau sekitar 30 persen," pungkasnya. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.