Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pelanggaran Gencatan Senjata: Hamas Tahan Pembebasan Sandera Israel

Desi Rossilawati
Selasa, 11 Februari 2025 | 21:50 WIB
Bagikan
Pelanggaran Gencatan Senjata: Hamas Tahan Pembebasan Sandera Israel
VISI.NEWS | PALESTINA - Hamas mengumumkan penundaan pembebasan sandera Israel yang semula direncanakan pada 15 Februari 2025. Juru bicara sayap militer Hamas, Abu Ubaida, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil karena Israel dianggap telah melanggar kesepakatan gencatan senjata. "Para sandera tetap di tempatnya sampai entitas pendudukan Israel mematuhi kewajiban masa lalu dan memberikan kompensasi secara retroaktif," ujar Ubaida, dikutip Al Jazeera, Senin (10/2/2025). Hamas menuduh Israel melakukan sejumlah pelanggaran, termasuk menargetkan warga Palestina dengan tembakan, menunda pemulangan pengungsi ke Gaza Utara, serta menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan. "Selama tiga pekan terakhir, pimpinan perlawanan Hamas memantau pelanggaran dan ketidakpatuhan Israel terhadap perjanjian," ujar jubir Hamas. "Sementara itu, perlawanan memenuhi semua kewajiban," sambungnya. Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menganggap langkah Hamas sebagai pelanggaran besar terhadap perjanjian gencatan senjata. Katz telah menginstruksikan militer untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan skenario di Gaza. "Saya sudah menginstruksikan militer untuk bersiap pada tingkat kewaspadaan tertinggi terhadap kemungkinan skenario apa pun di Gaza," kata Katz. Kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak 19 Januari meliputi pertukaran sandera dan tahanan, penarikan pasukan Israel dari Gaza, serta masuknya lebih banyak bantuan. Namun, ketegangan meningkat setelah Hamas menuding Israel tidak mematuhi perjanjian, menyebabkan jatuhnya korban jiwa di pihak Palestina. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.