Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Paus Leo XIV: Tidak Ada Masa Depan Berlandaskan Kekerasan di Gaza

Desi Rossilawati
Senin, 22 September 2025 | 15:05 WIB
Bagikan
Paus Leo XIV: Tidak Ada Masa Depan Berlandaskan Kekerasan di Gaza

VISI.NEWS | ISTANBUL - Paus Leo XIV menunjukkan solidaritas Gereja Katolik terhadap rakyat Gaza, di tengah meningkatnya serangan Israel di wilayah Palestina.

Dikutip dari laman Anadolu, Senin (22/9/2025) ia mengatakan tidak ada masa depan yang berlandaskan kekerasan.

"Tidak ada masa depan berlandaskan kekerasan, pengungsian paksa, atau pembalasan dendam," ucapnya.

Berbicara seusai pembacaan doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Paus menggambarkan Gaza sebagai “tanah penuh penderitaan” dan mengatakan kepada ribuan umat yang hadir bahwa: “Seluruh gereja menyatakan solidaritasnya dengan saudara-saudari yang menderita di tanah yang penuh luka ini.”

Paus menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan perdamaian, dengan menekankan: “Manusia membutuhkan perdamaian.”

Pernyataannya disampaikan setelah Israel meningkatkan serangan militernya di Gaza, dimana perang hampir dua tahun itu telah menewaskan sekitar 65.000 orang dengan situasi kemanusiaan yang semakin buruk.

Paus telah berulang kali menyerukan diakhirinya kekerasan di wilayah tersebut, mendesak dialog, rekonsiliasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan abadi. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.