Parlemen Prancis Ditangguhkan Setelah Muncul Ungkapan Rasis 'Kembali ke Afrika'
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Jumat, 4 November 2022 | 17:26 WIB
Partai Renaissance Macron yang berhaluan tengah akan menolak untuk menghadiri sesi lebih lanjut kecuali dewan mengeluarkan "hukuman berat," kata wakil presidennya di parlemen Sylvain Maillard di Twitter.
Partai yang berkuasa gagal memenangkan mayoritas keseluruhan dalam pemilihan legislatif, yang menyebabkan ketegangan ketika pemerintah Macron berusaha untuk mendorong RUU utama melalui legislatif. @fen/sumber: reuters/afp/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!