Pakar Peringatkan Dampak Abu Vulkanik Jika Gunung Fuji Erupsi
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 24 Maret 2025 | 22:10 WIB
VISI.NEWS | JEPANG - Pemerintah Jepang melalui panel ahli vulkanologi dan kesiapsiagaan bencana merilis laporan mengenai langkah-langkah yang harus diambil apabila Gunung Fuji mengalami letusan besar. Laporan ini diumumkan pada Jumat (21/3/2025) dan menyoroti potensi dampak abu vulkanik yang dapat menutupi area Tokyo, Prefektur Kanagawa, dan wilayah sekitarnya dengan ketebalan lebih dari 10 sentimeter.
Para ahli memperingatkan bahwa dalam situasi ini, tidak realistis bagi penduduk Tokyo dan daerah dengan kepadatan tinggi untuk segera meninggalkan kota. Sebagai gantinya, mereka dianjurkan untuk berlindung di rumah jika ketebalan abu masih di bawah 30 sentimeter serta menyiapkan stok kebutuhan pokok selama dua minggu.
Sementara itu, mereka yang tinggal di wilayah dengan akumulasi abu lebih dari 30 sentimeter harus mempertimbangkan evakuasi. Panel juga menekankan bahayanya abu vulkanik basah yang dapat menyebabkan runtuhnya rumah kayu. Selain itu, individu yang membutuhkan perawatan medis seperti dialisis perlu segera mengungsi jika ketebalan abu mencapai 3 sentimeter karena risiko pemadaman listrik jangka panjang.
Guna menghadapi ancaman ini, panel mendesak pemerintah untuk membangun sistem penyebarluasan informasi terkait prakiraan abu vulkanik serta menyiapkan jalur evakuasi yang aman. Profesor Emeritus Universitas Tokyo, Fujii Toshitsugu, yang memimpin panel ini, menekankan bahwa Jepang belum mengalami letusan gunung berapi besar dengan penyebaran abu luas selama 100 tahun terakhir. Oleh karena itu, persiapan matang sangat diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!