NU Kabupaten Bandung Gelar Musyawarah Pramukercab di Kediaman Ajengan Enggan
Sebagai tuan rumah, Kiai Enggan menyampaikan pesan, Perasaan gembira, senang, atas Pramukercab, jajaran Syuriyah yang dilaksanakan di kediamannya, "Perlu adanya halaqah sebuah sistem pengkaderan terstruktur dan berkelanjutan, sebagai masukan, penekanan untuk penguat fungsi sebagai Syuriyah itu sendiri," ujarnya.
Sehingga, kata Kiai Enggan, Syuriyah itu sendiri, diminta untuk siap melakukan action. Setelah 'Konfercab,' dan terpilihnya ketua Tanfidziyah PCNU periode ini, dimana harus ada musyawarah kerja di semester pertama, karena harus sudah mulai bekerja.
"Agenda mukercab sudah harus di agendakan oleh PCNU, dan pertemuan ini adalah awal dari musyawarah menuju mukercab. "
Di akhir sambutannya, Kiai Enggan berharap dari hasil musyawarah dan kumpulan silaturahmi ta'aruf dewan Syuriyah ini, bisa mendapat hasil untuk dibawa ke Mukercab nanti.
Kehadiran para anggota dewan Syuriyah PCNU Sabtu sore tanggal 20 Agustus itu, diharap menjadi penguat, dan diakuinya kiprah PCNU oleh pemerintahan kedepannya secara signifikan.
Sehingga setiap program yang keluar dari pemerintah, adalah hasil kesinergian dari pengodogan, Ormas NU Kabupaten Bandung, dengan kontribusi, masukan yang bermanfaat dan berarti, yang bisa bermanfaat untuk umat.@mbs
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!