Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Empat Hari Hilang, Pria Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai 12 Jul 2026 Komedian Temon Templar Meninggal Dunia 12 Jul 2026 IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan 12 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Empat Hari Hilang, Pria Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai 12 Jul 2026 Komedian Temon Templar Meninggal Dunia 12 Jul 2026 IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan 12 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026

Ngopi Cantik: Resep Viral Ferry Curtis Dibongkar di Pacet

ED
Sabtu, 25 April 2026 | 10:58 WIB
Bagikan
Ngopi Cantik: Resep Viral Ferry Curtis Dibongkar di Pacet

Ferry Curtis dan Tendy K. Somantri. /visi.news/ist

VISI.NEWS | BANDUNG — Suasana pagi di Saung Mahajaya, Desa Mekarjaya, Kecamatan Pacet, Sabtu (25/4/2026), terasa berbeda. Sejumlah anak muda, kreator konten, hingga pegiat komunitas berkumpul dalam acara bertajuk Ngopi Cantik (Ngobrol Pagi, Bercanda sambil Tiktokan). Kegiatan ini menghadirkan musisi sekaligus kreator Ferry Curtis bersama timnya, dalam diskusi santai yang justru sarat inspirasi tentang kreativitas dan strategi konten digital.

Acara yang dipandu oleh Kinanti Eva dan Tendy K. Somantri itu berlangsung cair. Diselingi canda, tawa, hingga praktik membuat konten singkat, peserta tampak antusias menyerap pengalaman langsung dari Ferry Curtis yang telah malang melintang di dunia musik dan kreativitas.

Dalam pemaparannya, Ferry mengungkapkan kebiasaan unik yang menjadi fondasi karyanya. Ia mengaku secara rutin mengumpulkan kata-kata baru dari berbagai pengalaman hidupnya. Bahkan, ia menyebut memiliki semacam “bank kata” yang menjadi sumber inspirasi saat menciptakan lagu.

“Dari pengalaman saya, saya rutin dan konsisten mengumpulkan kata-kata baru. Jadi ketika ingin membuat lagu, tinggal mengambil kata-kata yang dibutuhkan,” ujar Ferry.

Perjalanan keliling Indonesia, menurutnya, menjadi sumber utama memperkaya perspektif. Ia menemukan banyak sudut pandang baru yang kemudian memperkaya karya-karyanya. Salah satu capaian yang ia banggakan adalah ketika karyanya digunakan oleh Perpustakaan Nasional sebagai mars.

“Ketika saya keliling Indonesia, banyak persepsi baru untuk pengayaan, sampai akhirnya bertemu Perpusnas. Ada lagu saya yang dipakai untuk kepentingan mereka,” tuturnya.

Lebih jauh, Ferry menekankan pentingnya kesiapan dalam menghadapi peluang. Ia menegaskan bahwa tidak ada orang yang benar-benar siap sejak awal, namun kesiapan itu dibentuk melalui konsistensi.

“Ketika semuanya sudah siap, sebenarnya tidak ada orang yang siap. Sampai nanti ada keberuntungan. Dan keberuntungan itu datang kepada orang yang siap,” katanya.

Menurutnya, konsistensi adalah kunci utama untuk bertahan di tengah ketatnya persaingan, terutama di era digital saat ini. Ia menilai, mereka yang mampu bertahan dan terus berkarya adalah yang akan muncul ke permukaan saat momentum datang.

“Orang yang akan muncul itu orang yang terkuat di antara persaingan yang ada. Ketika saat itu datang, dengan konsistensi kita sudah siap,” tambahnya.

Dalam konteks konten digital, Ferry juga membagikan strategi penting agar sebuah karya bisa menarik perhatian publik. Ia menyebut bahwa konten yang berpotensi viral biasanya memiliki karakter kuat, baik itu antagonis maupun protagonis, serta menawarkan sesuatu yang berbeda.

“Konten harus terus menerus. Bisa antagonis atau protagonis. Yang penting ada hal yang berbeda dari yang lain,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi tim dalam menghasilkan ide yang lebih kaya. Dengan banyaknya anggota tim, menurutnya, peluang untuk menciptakan konten yang unik dan variatif semakin besar.

Tak hanya itu, Ferry mendorong peserta untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai bahan konten. Ia menilai Desa Mekarjaya memiliki banyak hal menarik yang bisa diangkat menjadi karya kreatif.

“Konten itu banyak yang bisa dibuat dari potensi Mekarjaya. Tidak perlu durasi lama, justru durasi singkat berpotensi viral,” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah awal dalam membuat konten adalah mengidentifikasi materi atau ide yang akan diangkat. Dari sana, konsep dapat dikembangkan secara lebih terarah dan efektif.

Kegiatan Ngopi Cantik ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga ruang kolaborasi dan eksplorasi ide bagi para peserta. Dengan pendekatan santai namun berbobot, acara ini membuka wawasan baru tentang bagaimana kreativitas lokal bisa bersaing di ranah digital yang semakin kompetitif.

Di tengah maraknya tren konten cepat dan viral, pesan Ferry Curtis terasa menohok: konsistensi, keberanian tampil beda, dan kemampuan membaca potensi sekitar adalah kunci untuk bertahan dan berkembang. Dari Saung Mahajaya, semangat itu kini menyebar, menyulut optimisme para kreator muda di pelosok Bandung.

@asd

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.