Moriyasu Siapkan Strategi Penalti Hadapi Brasil di Babak 32 Besar

Desi Rossilawati
Senin, 29 Juni 2026 | 09:24 WIB
Bagikan
Moriyasu Siapkan Strategi Penalti Hadapi Brasil di Babak 32 Besar

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan akan menentukan sendiri urutan penendang penalti apabila pertandingan melawan Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 harus ditentukan melalui adu penalti.

Moriyasu menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers di Houston, Minggu (29/6/2026), menjelang laga melawan Brasil yang akan berlangsung di Houston Stadium.

Keputusan itu diambil setelah Jepang tersingkir dari Piala Dunia 2022 di Qatar akibat kegagalan tiga pemain mengeksekusi tendangan penalti saat menghadapi Kroasia pada babak 16 besar. Menurut Moriyasu, kali ini ia tidak ingin membebankan keputusan tersebut kepada para pemain.

“Kali ini, ketika tiba saatnya adu penalti, kemungkinan besar saya ingin menentukan urutan penendang, bukan pemain yang sukarela seperti sebelumnya,” kata Moriyasu.

“Saya rasa saya akan membuat keputusan dan menentukan siapa yang akan menendang,” lanjutnya.

Jepang datang ke Piala Dunia 2026 dengan target melangkah sejauh mungkin. Moriyasu menilai hasil positif yang diraih timnya dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kemenangan atas Jerman, Spanyol, Inggris, dan Brasil pada laga persahabatan di Tokyo pada Oktober lalu, menjadi modal berharga menghadapi fase gugur.

Meski demikian, Jepang dipastikan tidak akan diperkuat pemain sayap Takefusa Kubo yang masih menjalani pemulihan cedera.

“Dia tidak ikut serta dalam latihan umum, dia sedang menjalani latihan individunya,” kata Moriyasu.

“Dia tidak akan bermain dalam pertandingan melawan Brasil. Kami ingin dia pulih dengan cepat, dan dia juga menginginkannya,” tambahnya.

Moriyasu juga mengakui perjalanan panjang selama turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi tantangan tersendiri bagi timnya. Selain itu, Jepang memiliki waktu istirahat satu hari lebih sedikit dibandingkan Brasil menjelang pertandingan babak 32 besar.

Meski menghadapi sejumlah kendala, Moriyasu menegaskan timnya tetap percaya diri mampu bersaing dan berusaha mewujudkan ambisi melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

“Dalam waktu dekat, kami yakin kami mampu menang dan kami yakin kami memiliki peluang itu... bahkan untuk Piala Dunia ini,” kata Moriyasu.

“Beberapa orang mengatakan Jepang akan menjadi kuda hitam dan kami akan bermain dengan mengingat hal itu," katanya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.