Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026

Momentum HUT Ke-170 Tahun, Kebun Raya Cibodas Tingkatkan Kolaborasi Riset

ED
Minggu, 10 April 2022 | 14:00 WIB
Bagikan
Momentum HUT Ke-170 Tahun, Kebun Raya Cibodas Tingkatkan Kolaborasi Riset
VISI.NEWS | CIBODAS - 170 tahun bukan usia yang muda bagi lembaga konservasi tumbuhan ex-situ dalam menapaki jalan konservasi dan penyelamatan biodiversitas tumbuhan Indonesia. Sehingga diharapkan dengan pengalamannya yang panjang, Kebun Raya Cibodas (KRC) dapat berperan secara aktif di tingkat nasional dan global dalam bidang konservasi tumbuhan secara ex-situ dan in-situ, salah satunya dengan meningkatkan jumlah populasi spesies tumbuhan yang terancam punah. Tentunya, hal ini tidak bisa dicapai tanpa kerja sama atau kolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait. Sehingga membangun kolaborasi dengan berbagai stakeholder, dan memperkuat kerja sama yang sudah ada harus terus dilakukan oleh KRC. Dengan kolaborasi, nilai kemanfaatan KRC secara nasional dan global akan lebih terasa dan meningkat. Hal itu disampaikan oleh Kepala Organisasi Riset Ilmu Hayati dan Lingkungan BRIN, Iman Hidayat, pada acara webinar 170 tahun KRC, pada peringatan HUT KRC yang dilaksanakan secara daring, Senin (11/4). “Hubungan kerja sama yang sudah terjalin harus terus ditingkatkan selain membangun jejaring baru dalam kolaborasi riset dan inovasi di bidang konservasi tumbuhan dengan multi stakeholder” ujarnya. Iman juga menambahkan, KRC masih lemah dalam hal kerja sama riset dan inovasi serta belum didukung dengan fasilitas riset yang memadai sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang konservasi tumbuhan saat ini. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi BRIN yang harus segera dibenahi. Sementara itu, Kepala Kantor KRC, Fitri Kurniawati mengatakan, BRIN telah menyiapkan berbagai skema untuk memfasilitasi aktivitas riset dan inovasi, kerja sama serta pengembangan capacity building, seperti skema open platform fasilitas riset, berbagai skema pendanaan riset, maupun skema pusat kolaborasi riset, sehingga jumlah kolaborasi riset di KRC diharapkan semakin meningkat. Peluang tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan semakimal mungkin oleh para stakeholder, khususnya Perguruan Tinggi. Berbagai kegiatan riset yang sudah dilakukan diantaranya terkait tanaman eksotik invasive di KRC, kemajuan riset terkait biomassa hutan dan perannya dalam regulasi iklim, terutama pohon yang berukuran besar. Kegiatan lainnya yaitu terkait konservasi tumbuhan berpotensi ekonomi dan budaya serta domestikasi tumbuhan koleksi Kebun Raya Cibodas. Namun masih banyak lagi kegiatan penelitian yang dilakukan di KRC. Kegiatan penelitian ini tidak hanya khusus untuk peneliti yang ada di BRIN, tetapi bisa juga berkolaborasi dengan stakeholder baik instansi pemerintah maupun perguruan tinggi. @alfa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.