Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Mobil Seruduk Kerumunan di Jerman, 2 Tewas dan 11 Luka-Luka

Desi Rossilawati
Selasa, 4 Maret 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Mobil Seruduk Kerumunan di Jerman, 2 Tewas dan 11 Luka-Luka
VISI.NEWS | JERMAN - Sebuah insiden tragis terjadi di Kota Mannheim, Jerman, pada Senin (3/3/2025), ketika sebuah mobil menabrak kerumunan di area perbelanjaan pejalan kaki. Akibat kejadian tersebut, dua orang tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka. Pihak kepolisian menyatakan bahwa tindakan ini diduga dilakukan dengan sengaja. Pelaku yang merupakan seorang pria berusia 40 tahun langsung ditangkap di lokasi kejadian. Berdasarkan penyelidikan awal, tidak ditemukan indikasi keterlibatan kelompok ekstremis atau motif keagamaan. Namun, jaksa mengungkapkan bahwa tersangka memiliki riwayat gangguan mental. Menurut laporan AFP, mobil berwarna hitam tersebut melaju kencang dan menabrak kerumunan di pasar karnaval, tempat banyak kios makanan dan wahana berada. Dua korban tewas adalah seorang wanita berusia 83 tahun dan pria 54 tahun, sementara beberapa korban lainnya dalam kondisi kritis. Saksi mata, Enes Yildiz (24), mengaku terkejut setelah mendengar suara tabrakan keras yang tidak biasa. Saat melihat ke jalan, ia mendapati beberapa korban tergeletak berlumuran darah. "Banyak orang menangis, orang berteriak minta tolong, orang memanggil polisi," ujarnya. Tersangka diketahui pernah dihukum sebelumnya pada tahun 2018 karena ujaran kebencian di media sosial. Ketika ditangkap, ia dilaporkan sempat menembak mulutnya sendiri dengan pistol kosong, sehingga harus mendapatkan perawatan medis sebelum bisa diinterogasi. Dalam beberapa bulan terakhir, Jerman mengalami berbagai serangan kekerasan, termasuk penusukan massal dan insiden serupa yang melibatkan kendaraan. Kanselir Jerman Olaf Scholz turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.