Mirip Tapi Berbeda, Ini Fakta Menarik Seputar Chia Seed dan Biji Selasih
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 4 Maret 2025 | 02:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Dalam beberapa waktu terakhir, perdebatan mengenai chia seed dan biji selasih semakin ramai, terutama sejak chia seed menjadi tren dalam berbagai makanan sehat. Kreasi seperti healthy bowl, overnight oats, hingga pudding sering menggunakan salah satu dari kedua biji ini. Karena tampilan dan teksturnya yang mirip, banyak orang bertanya-tanya, apa sebenarnya perbedaan antara chia seed dan biji selasih?
1. Tampilan Fisik
Sekilas, chia seed dan biji selasih terlihat hampir sama karena sama-sama membesar saat direndam dalam air. Namun, chia seed membutuhkan waktu lebih lama untuk mengembang dibandingkan biji selasih. Dari segi warna dan bentuk, biji selasih berwarna hitam dan berbentuk bulat, sedangkan chia seed memiliki variasi warna seperti hitam, cokelat, hingga abu-abu dengan bentuk oval.2. Asal Tanaman
Chia seed dan biji selasih berasal dari tanaman yang berbeda. Chia seed dihasilkan dari tanaman Salvia hispanica, yang masih satu keluarga dengan mint. Sementara itu, biji selasih berasal dari tanaman kemangi, yang sering digunakan dalam masakan atau dikonsumsi langsung sebagai lalapan. Di dunia Barat, kemangi dikenal dengan sebutan lemon basil karena memiliki aroma khas seperti lemon. Biji selasih sendiri sering disebut basil seeds.3. Ketersediaan dan Harga
Menurut laporan The Health Market UK, biji selasih sulit ditemukan di negara-negara Eropa seperti Inggris karena berasal dari wilayah Asia. Hal ini membuat harga biji selasih di sana lebih mahal dibandingkan chia seed. Sebaliknya, di Indonesia, chia seed yang harus diimpor dari luar negeri justru memiliki harga lebih tinggi dibandingkan biji selasih.4. Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan
Chia seed sering disebut sebagai makanan yang membantu menurunkan berat badan karena kandungan seratnya yang tinggi, yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Selain itu, chia seed juga mengandung antioksidan, kalsium, protein, serta omega-3, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah, dan menurunkan kadar kolesterol. Sementara itu, biji selasih juga kaya akan serat dan mengandung zat besi, magnesium, flavonoid, serta kalsium. Meski tidak memiliki omega-3 seperti chia seed, biji selasih memiliki manfaat dalam mengontrol tekanan darah, menjadi sumber serat yang baik, serta berperan sebagai agen antikanker.5. Cara Konsumsi
Perbedaan mendasar dalam cara mengonsumsi keduanya adalah waktu perendaman. Biji selasih perlu direndam dalam air selama beberapa jam sebelum bisa dikonsumsi, sedangkan chia seed bisa langsung dikonsumsi, baik sebelum maupun setelah mengembang. Dalam hal rasa, keduanya cenderung netral, tetapi biji selasih memiliki aroma yang sedikit langu. Baik chia seed maupun biji selasih dapat digunakan dalam berbagai makanan sehat, seperti pudding, minuman, atau campuran dalam smoothie. Pada akhirnya, tidak ada yang lebih baik di antara keduanya—keduanya memiliki manfaat kesehatan masing-masing dan dapat menjadi tambahan nutrisi yang baik dalam pola makan sehari-hari. Apa pun yang dipilih, pastikan tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!