Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Militer Myanmar Sepakati Gencatan Senjata Sementara Demi Percepatan Bantuan

Desi Rossilawati
Kamis, 3 April 2025 | 22:00 WIB
Bagikan
Militer Myanmar Sepakati Gencatan Senjata Sementara Demi Percepatan Bantuan
VISI.NEWS | MYANMAR - Militer Myanmar resmi mengumumkan gencatan senjata sementara guna mempercepat proses distribusi bantuan dan rekonstruksi akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang negara itu pada pekan lalu. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Dewan Administrasi Negara pada Rabu (2/4/2025), gencatan senjata akan berlangsung mulai 2 April hingga 22 April. Langkah ini mengikuti keputusan sepihak dari kelompok pemberontak yang lebih dulu menyatakan penghentian konflik guna memudahkan proses kemanusiaan. Bencana mematikan ini terjadi pada Jumat (28/3/2025) dengan kekuatan magnitudo 7,7, menyebabkan 2.886 korban jiwa dan ratusan orang masih dinyatakan hilang. Dampaknya terasa hingga negara-negara tetangga seperti Thailand, yang melaporkan 21 korban meninggal akibat gempa tersebut. Myanmar, yang masih berada dalam kondisi konflik berkepanjangan antara junta dan kelompok perlawanan sejak kudeta 2021, kini menghadapi tantangan besar dalam menyalurkan bantuan. Gencatan senjata ini diharapkan dapat memperlancar upaya penyelamatan dan rekonstruksi di wilayah terdampak. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.