Meski Covid-19 Agustus ini Hanya Ditemukan Tiga Kasus, Puskesmas Ciparay Tingkatkan 3T
VISI.NEWS | BANDUNG - Kepala Puskesmas Ciparay Dr. Heriyanto mengatakan meski Agustus ini hanya ditemukan tiga kasus Covid-19 di wilayah kerjanya, namun tingkat kewaspadaan tidak diturunkan.
"Kita tetap waspada meski jumlah kasus Covid-19 sudah sangat menurun. Program 3T, testing, treatment dan tressing tetap kita tingkatkan," ujarnya kepada VISI.NEWS, di ruang kerjanya, Jumat (26/8/2022).
Diungkapkan dr Heriyanto, tahun ini kasus Covid 19 mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya untuk wilayah Kecamatan Ciparay. Begitu pula yang sudah melakukan Test PCR maupun SWAB di Puskesmas Ciparay.
"Kita tetap melaksanakan kewaspadaan, ya memang walaupun kasusnya sudah mengalami penurunan kita tetap melakukan 3T," tandasnya.
Dijelaskannya, dari awal pandemi tahun 2020 lalu hingga sekarang sudah mendata sekitar 881 orang yang positif. Sampai sekarang pihak puskesmas terus melakukan pemantauan.
"Kalau memang misalkan ada kecenderungan yang mengarah ke Covid, seperti ada flu dan batuk kita sarankan kepada pasien itu untuk dilaksanakan testing. Nah, tapi hambatannya masyarakat sendiri kadang suka menolak untuk dilakukan testing, padahal itu kita gratiskan," ungkapnya
Tapi mungkin, kata dr Heriyanto, masyarakat juga sudah capek karena pandemi ini sudah berjalan beberapa tahun jadi sehingga kalau merasa flu atau batuk mereka kadang tidak mau melakukan cek kesehatannya. Padahal sebenarnya wilayahnya ini belum ke luar pandemi, sehingga ia berusaha agar kalau ditemukan kasus kasus Covid baru tidak sampai kecolongan.
dr Heriyanto mengatakan, data tersebut hanya dari pihak Puskesmas Ciparay saja, belum yang diinventarisasi dari Polsek maupun kantor Kecamatan Ciparay sendiri. "Sampai saat ini memang tidak menggambarkan data keselurahan data di wilayah kerja puskesmas karena data yang hanya vaksin di sini saja. Tidak semuanya vaksinasi di Puskesmas, ada yang di Polsek di kantor kecamatan dan di luar wilayah kecamatan. Jadi secara umum sih data yang lengkap ada di kantor kecamatan," ungkapnya.
Di Puskesmas Ciparay DTP sendiri data yang ada vaksin ke 1 sekitar 70%, vaksin kedua 65% dan vaksin ketiganya baru sekitar 25%. "Memang vaksin terakhir atau booster ini kita masih minim ya Tapi tetap kita upayakan kepada Pak Camat dan Pak Kapolsek untuk melakukan percepatan vaksin ke 3 ini," katanya.@gustav
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!