Menteri Pertanian Jepang Mundur Setelah Kontroversi Ucapan Soal Beras
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 21 Mei 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | JEPANG - Menteri Pertanian Jepang, Taku Eto, mengundurkan diri setelah pernyataannya yang kontroversial mengenai beras menimbulkan kemarahan luas di kalangan masyarakat dan anggota parlemen pada Rabu (21/5/2025). Ucapan Eto tersebut menambah tekanan politik yang sudah berat terhadap Perdana Menteri Shigeru Ishiba.
Dalam sebuah acara penggalangan dana politik akhir pekan lalu, Eto mengungkapkan bahwa dirinya 'tidak pernah membeli beras' karena selalu mendapat beras sebagai hadiah dari para pendukungnya.
Pernyataan ini menuai kritik keras, terutama di tengah lonjakan harga beras di Jepang akibat gagal panen dan meningkatnya permintaan dari sektor pariwisata.
“Saya menyampaikan pernyataan yang sangat tidak pantas di saat masyarakat sedang kesulitan akibat melonjaknya harga beras,” ujar Eto setelah menyerahkan surat pengunduran diri di kantor Perdana Menteri.
Harga beras di Jepang dalam beberapa bulan terakhir naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini diperparah oleh inflasi dan pertumbuhan upah yang lambat, membuat masyarakat beralih ke beras impor yang lebih murah.
Pemerintah sendiri telah mencoba menstabilkan harga dengan melepas stok cadangan beras sejak Maret, meski harga kembali naik pada minggu kedua Mei.
Pernyataan Eto dianggap tidak peka dan memicu kritik keras dari partai oposisi yang menyerukan agar Perdana Menteri Ishiba segera mengganti Eto. Bahkan lima partai oposisi sempat merencanakan mosi tidak percaya terhadap Menteri Pertanian itu.
Ishiba mengaku bertanggung jawab atas penunjukan Eto dan menyatakan bahwa pengganti Eto sedang dipertimbangkan. Media lokal melaporkan mantan Menteri Lingkungan Hidup, Shinjiro Koizumi, kemungkinan besar akan menggantikan posisi tersebut.
Di media sosial, kemarahan publik semakin meluas, dengan banyak yang mengkritik baik Eto maupun Ishiba. Beberapa bahkan menyerukan agar Perdana Menteri ikut mengundurkan diri. Dengan mundurnya Eto, dia menjadi menteri pertama dalam kabinet Ishiba yang mengundurkan diri, selain mereka yang kalah dalam pemilu mendadak Oktober lalu. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!