Menteri Pekerjaan Umum: Keberlanjutan Infrastruktur Kunci Manfaat Lintas Generasi
Dalam kesempatan yang sama, Ketua SIBE 2025, Prof. Ir. Indratmo, menjelaskan bahwa ITB terus berkontribusi dalam pengembangan eco-infrastructure yang menekankan efisiensi sumber daya dan pelestarian lingkungan. "Keberlanjutan mencakup pengelolaan sumber daya air, konservasi di wilayah hulu, penerapan green building, serta pemanfaatan material ramah lingkungan berbasis potensi lokal," ujar Indratmo.
Menurut Prof. Indratmo, kolaborasi antara akademisi dan pemerintah menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat berjalan dengan efisien, tangguh, dan berkelanjutan. “Kerja sama ini sangat penting untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan,” tambahnya.
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, turut menekankan pentingnya orientasi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan untuk generasi mendatang. “Kita tidak boleh membangun hari ini dengan mengorbankan masa depan,” ungkapnya. Prof. Tatacipta menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan hal yang harus diperjuangkan agar dampak positifnya dapat dinikmati oleh generasi-generasi berikutnya.
Melalui konferensi ini, ITB juga menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah, industri, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Indonesia. Konferensi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk bekerja sama demi menciptakan infrastruktur yang tidak hanya kuat dan efisien, tetapi juga ramah lingkungan dan dapat memberikan manfaat jangka panjang.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!