Menko Airlangga dan Wali Kota Gibran Resmikan Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark
- Menempati lahan seluas delapan hektar, revitalisasi Solo Technopark hadirkan sejumlah fasilitas baru seperti Gedung Sembrani dan Gumarang, dan fasilitas publik seperti lapangan futsal dan basket, boulevard air mancur
- Revitalisasi tahap 1 yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta guna mewujudkan visi Solo Technopark sebagai Kawasan Sains dan Teknologi terpadu, serta ikon Kota Solo
- Menghadirkan acara Solo Creative & Techno (#CreaTech) sebagai bagian dari rangkaian acara pembukaan, yang memberikan ruang bagi pemuda-pemudi Solo untuk ikut serta dalam berbagai acara dan kompetisi.
VISI.NEWS | SURAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming, hari ini meresmikan wajah baru Kawasan Sains dan Teknologi di Solo Technopark yang akan menjadi pusat kolaborasi dengan ekosistem teknologi yang mumpuni di Jawa Tengah. Pembaruan kawasan ini juga menjadikan Solo Technopark sebagai ikon dan landmark Kota Solo yang diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kompetensi Sumber Daya Manusia, khususnya mempersiapkan putra-putri daerah menuju persaingan era teknologi. Revitalisasi Solo Technopark menghadirkan sejumlah fasilitas baru seperti lapangan futsal dan basket untuk berolahraga, boulevard air mancur yang menjadi area komunal terbuka, dan Gedung Sembrani serta Gumarang sebagai pusat inovasi.
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, saat meresmikan Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark menyampaikan apresiasi terhadap revitalisasi ini. "Kota Surakarta memiliki peran strategis dan ini menjadi kota industri kecil menengah, kota jasa dalam 15 tahun terakhir dan tentunya bahwa pertumbuhannya bisa mencapai 5,8%. Solo Technopark ini menjadi salah satu ikon untuk talenta-talenta kreatif. Atas nama Bapak Presiden dan Pemerintah melakukan apresiasi atas revitalisasi Solo Technopark, terutama dengan kerja sama dengan Shopee, Bank Mandiri, SKK Migas, dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Dan tentunya diharapkan fasilitas ini bisa menciptakan startup-startup baru. Dan kami berharap Solo Technopark bisa memperkuat kolaborasi lintas sektor dan multi-stakeholders, dan ini merupakan solusi inovatif untuk Solo Technopark untuk memenuhi kebutuhan teknologi untuk semua," jelasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!