Menaker: Perusahaan Perlu Bantu Pekerja agar Kariernya Terus Berkembang
Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, Yassierli juga mengaku prihatin jika masih ada pekerja yang telah mengabdi selama 10 tahun, bahkan 20 tahun, tetapi tidak mengalami perkembangan. Menurutnya, keadaan semacam itu tidak boleh dianggap biasa, karena setiap orang memiliki potensi yang harus dibantu untuk tumbuh.
"Yang juga membuat saya sedih adalah ketika ada orang bekerja 10 tahun, bahkan 20 tahun di perusahaan, tetapi tidak berkembang. Padahal manusia itu memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang," ujarnya.
Karena itu, ia menegaskan bahwa tugas perusahaan bukan hanya memberi pekerjaan, tetapi juga membantu pekerja mengenali potensi terbaiknya, memperluas keterampilannya, dan membuka kesempatan agar mereka dapat maju.
"Siapa pun punya pot ensi untuk berkembang. Tugas kita adalah membantu menemukan dan mengoptimalkan potensi itu," kata Yassierli.
Sebagai contoh, ia mengaku mendorong para pekerja di berbagai posisi untuk mempelajari hal-hal baru, termasuk keterampilan komputer. Langkah tersebut, menurutnya, penting agar pekerja memiliki bekal untuk menyesuaikan diri dengan perubahan dan tidak selamanya berada pada titik yang sama.
"Driver saya dorong untuk belajar komputer. Satpam dan OB juga saya dorong untuk belajar komputer. Karena kita tidak ingin mereka selamanya hanya berada di posisi itu," ujarnya.
Lebih jauh, Yassierli mengingatkan bahwa dunia kerja ke depan akan dihadapkan pada tingkat ketidakpastian yang semakin tinggi. Dalam situasi seperti itu, kemampuan beradaptasi menjadi kunci, baik bagi pekerja maupun perusahaan.
"Tantangan ke depan itu tidak mudah. Ketidakpastian sekarang sangat tinggi. Karena itu agility menjadi kunci," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!