Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Menag Ajak Perguruan Tinggi Teologi Kembangkan Ekoteologi Berbasis Cinta

Desi Rossilawati
Sabtu, 10 Mei 2025 | 12:43 WIB
Bagikan
Menag Ajak Perguruan Tinggi Teologi Kembangkan Ekoteologi Berbasis Cinta

VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengajak perguruan tinggi teologi di Indonesia untuk mengembangkan pendekatan ekoteologi yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan.

Ajakan ini disampaikan Nenag dalam pertemuan bersama para pimpinan Perguruan Tinggi Teologi di kantor pusat Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta. “Kami membutuhkan bahasa religi untuk meminta orang-orang untuk mempertahankan krisis perhubungan kita hari ini. Jadi, ini adalah ekoteologi, ekoteologi berdasarkan kemajuan manusia dan keluarga,” ujar Nasaruddin Umar dikutip dari laman resmi Kemenag, Sabtu (10/5/2025). Nasaruddin mengatakan banyak persoalan sosial dan lingkungan saat ini berakar dari relasi manusia yang semakin menjauh dari nilai-nilai spiritual. “Kami berpindah dari teologi maskulin ke teologi feminin. Saya pikir ini sangat berkompat dengan kepercayaan kita. Bagi saya, Islam dan Kristianitas hampir sama pada dasarnya,” jelasnya. Nasaruddin juga mengkritisi praktik pengajaran agama yang menanamkan kebencian antarumat. “Untuk saya, jika kita ingin mengajar kebijaksanaan di Indonesia, kita harus mulai dari cinta. Jadi, substansi pejabat, substansi religi adalah cinta,” ucapnya. Ia mengingatkan bahwa ancaman terbesar umat manusia saat ini bukan hanya perang, tetapi juga krisis lingkungan akibat perubahan iklim. “Menurut ilmuwan lingkungan, 1 juta orang meninggal gara-gara perubahan klimat. Sebagai pemimpin, kita harus bimbangkan apa yang akan terjadi pada masa depan jika kita tidak menjaga lingkungan kita,” pungkasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.