Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Memahami Pengaruh Positif dan Negatif Peer Pressure pada Anak

Desi Rossilawati
Jumat, 8 November 2024 | 00:45 WIB
Bagikan
Memahami Pengaruh Positif dan Negatif Peer Pressure pada Anak
VISI.NEWS | BANDUNG - Dalam proses pertumbuhan, hampir semua anak berkeinginan untuk diterima oleh lingkungan mereka dan sangat peka terhadap tindakan yang dapat mengusik atau mengucilkan diri mereka. Hal ini menyebabkan mereka seringkali mengikuti perintah dari teman sebayanya. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa lingkungan teman sebaya dan tekanan positif dari mereka dapat berkontribusi signifikan dalam pembentukan perilaku prososial, yaitu kemampuan anak untuk diterima dalam kelompok. Tekanan teman sebaya, atau peer pressure, adalah pengaruh yang datang dari individu dalam kelompok sosial yang sama. Untuk dapat beradaptasi dan diterima oleh kelompok, anak-anak biasanya harus mengikuti tekanan tersebut. Teman sebaya untuk anak-anak umumnya adalah teman-teman seumurannya, meskipun "teman sebaya" dapat merujuk kepada siapa saja dengan status, usia, atau kemampuan yang serupa. Meskipun banyak orang beranggapan bahwa peer pressure selalu berdampak negatif, tidak selalu demikian. Peer pressure yang positif, misalnya, dapat mendorong anak untuk mencapai prestasi yang baik di sekolah atau terlibat dalam kegiatan kreatif. Pengaruh ini begitu kuat hingga ketika teman sebayanya mendukung perilaku positif dan baik, anak-anak cenderung mengikuti perilaku tersebut, bahkan tanpa pengamatan teman sebayanya. Setiap anak pasti akan mengalami peer pressure, dan bagaimana mereka merespons tekanan ini dapat mencerminkan karakter mereka. Misalnya, seorang anak yang memiliki jiwa kepemimpinan alami mungkin tidak terpengaruh oleh pengaruh negatif dari teman-temannya, sementara "pengikut" sering kali kesulitan untuk menolak pengaruh tersebut. Tanda bahwa anak sedang menghadapi tekanan dari teman sebaya dapat bervariasi dari yang halus hingga yang jelas. Mengidentifikasi tanda-tanda ini memungkinkan orang tua untuk membuka komunikasi dan memberikan dukungan. Beberapa tanda yang menunjukkan anak mengalami peer pressure antara lain: menghindari sekolah atau interaksi sosial, perubahan dalam perilaku, mengungkapkan perasaan tidak diterima oleh teman, kehilangan semangat, serta mencoba gaya rambut atau berpakaian baru.
  • Terdapat dua jenis peer pressure: 1. Peer Pressure Positif: Ini terjadi ketika teman sebaya mendorong perilaku baik. Contohnya termasuk saling mendorong untuk belajar keras agar lulus ujian, bekerja paruh waktu, menabung untuk membeli tiket konser, menolak menyebarkan gosip, dan tidak terlibat dalam kegiatan berbahaya seperti merokok atau tawuran. 2. Peer Pressure Negatif: Sebaliknya, ini terjadi ketika teman sebaya mempengaruhi seseorang untuk melakukan tindakan yang merugikan, seperti mengajak membolos sekolah atau melakukan perundungan.
Seiring bertambahnya usia, tekanan dari teman sebaya semakin berpengaruh pada anak. Mereka cenderung mengikuti selera musik, hobi dan cara berpakaian yang dipopulerkan oleh teman-teman mereka. Perbedaan gender juga terlihat dalam sejauh mana dampak peer pressure, remaja laki-laki cenderung lebih rentan terhadap perilaku berbahaya, sedangkan remaja perempuan seringkali merasakan tekanan dalam hal penampilan. Meskipun sulit untuk menolak peer pressure, dampaknya tidak selalu negatif. Anak-anak dapat memperoleh manfaat, seperti dukungan sosial yang meningkatkan rasa percaya diri, serta pengalaman baru yang positif. Orang tua perlu memperhatikan tanda-tanda anak yang mungkin kesulitan menghadapi peer pressure negatif, seperti kecemasan atau depresi setelah berinteraksi dengan kelompoknya, menjaga jarak dengan orang tua, dan penurunan prestasi akademis. Mengidentifikasi tekanan negatif dapat membantu orang tua untuk memberikan dukungan. Orang tua bisa membantu dengan cara mengajarkan anak cara menolak, merencanakan tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi negatif, serta mengenali orang dewasa yang dapat dipercaya dalam lingkungan mereka. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.