May Day 2025: Buruh SP TSK SPSI Sukabumi Gelar Doa Bersama
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 1 Mei 2025 | 11:38 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP TSK SPSI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memperingati Hari Buruh atau May Day 2025 dengan menggelar doa bersama. Kegiatan itu dilaksanakan di halaman kantor sekretariat serikat buruh ini, Jalan Siliwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/4/2025) siang.
Doa yang dipanjatkan memiliki harapan agar buruh Sukabumi selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT, harapan lainnya anggota SPSI dijauhkan dari ancaman PHK massal.
"Hari buruh merupakan refleksi perjuangan buruh terhadap praktek kerja yang adil. Kita mengadakan kegiatan doa bersama ini karena kita dihadapkan pada hari-hari kedepan itu realitas yang menakutkan dengan ancaman PHK massal," kata Ketua SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi, Mochamad Popon.
Popon menuturkan masalah PHK massal ini bukan masalah di satu negara saja, namun bersifat global. Menurut dia SPSI mendorong agar perusahaan di Sukabumi menghindari terjadinya PHK massal. Pemerintah pun diminta untuk mencegah terjadinya PHK massal dengan berbagai kebijakan.
"Kita sudah berupaya untuk mengimbau semua pihak pengusaha, pemerintah untuk menghindari PHK massal dan kita juga minta kedepan untuk mengedepankan dulu yang namanya efisiensi biaya, efisiensi proses. Dan kita minta pemerintah untuk menghindari PHK massal ini memberikan insentif, memberikan kemudahan perizinan dan segala macam sehingga tidak menjadi high cost ekonomy atau ekonomi berbiaya tinggi," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengapresiasi kegiatan yang dilakukan serikat buruh ini. Di mana, peringatan Mayday dilaksanakan dengan doa bersama.
Menurut Andreas Mayday menjadi momentum untuk pengingat dalam mengedepankan profesionalitas dan hubungan kerja yang sehat. Termasuk memelihara hubungan baik antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja.
Mengingat tantangan ekonomi global yang saat ini semakin berat. Dalam menghadapi tantangan tersebut, perlu sinergi dan kolaborasi semua pihak. Sehingga di Indonesia, khususnya Sukabumi perekonomiannya baik. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!