Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026

Maulana Fahmi: KPU Kabupaten Bandung Tak Punya Etika

ED
Rabu, 11 Januari 2023 | 19:23 WIB
Bagikan
Maulana Fahmi: KPU Kabupaten Bandung Tak Punya Etika

VISI.NEWS | BANDUNG - Ketua Komisi D DPRD Kab. Bandung Maulana Fahmi menyikapi peristiwa pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) KPU yang tak mengundang DPRD.

"Hampir keseluruhan anggota dewan kecewa, KPU adalah mitra kita, terutama di Komisi A, dalam menentukan Dapil, dan bagaimana proses agenda politik itu berjalan dengan baik, termasuk penganggaran. Dari Komisi A kita bawa ke Bangar, dari Bangar juga kita hangat dan intens sekali dengan mereka, yang membuat kita kurang nyaman itu ya kenapa sikap KPU akhirnya di ujung ceritanya abai seperti ini, " ujarnya kepada VISI.NEWS di ruang kerja, di Soreang, Rabu (11/1/2023).

Menurut anggota DPRD dari fraksi partai PKS ini, klarifikasi yang disampaikan KPU dengan alasan khilaf itu tidak cukup.

"Kayanya KPU itu harus datang, seperti halnya mereka dahulu datang kepada kita untuk memohon anggaran. Kita tunggu tentu dengan pintu terbuka, Hade goreng oge ku basa. ditengah situasi yang mungkin mulai memanas, di DPRD kan kumpulan ketua-ketua partai, kumpulan produk hasil demokrasi ada disini, " tuturnya.

Lebih lanjut, Fahmi Maulana mengatakan, mereka datang secara gentle bukan sekedar japri via pesan Whatsapp. "Etika bernegaranya, bahwa kita ini bukan sekedar hubungan personal antara anda dengan saya, tapi ini kan membangun komunikasi antar lembaga, dan harus dibangun lebih baik. Jadi kemarin saja mereka minta penambahan anggaran gudang KPU, kita bisa pikirkan. Jadi besar harapan, hati kita dan mereka itu terbuka dengan adanya pertemuan antara kedua lembaga," pungkasnya.

Ketua KPU. Kab. Bandung Agus Baroya ketika diminta tanggapan sehubungan belum klirnya masalah tersebut mengatakan bahwa dirinya sudah japrian dengan Ketua DPRD Kabupaten Bandung H. Sugianto.

"Ya saya kira sudah japrian dengan ketua. Kita sudah menyampaikan, pada prinsipnya ada hal yang kurang saya kontrol, dari persuratan. Saya sudah menyampaikan surat permohonan maaf, dan tidak ada niat sama sekali untuk mengabaikan DPRD, kita terima koreksinya," ujar Agus Baroya di sela-sela acara penandatanganan pakta integritas di Grand Sunshine Soreang, Rabu (11/1/2023).@gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.