Manfaat dan Efek Samping Konsumsi Mangga untuk Pencernaan
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 5 Februari 2025 | 02:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Mangga dikenal sebagai buah yang digemari banyak orang karena rasanya yang menyegarkan dan kandungan gizinya yang bermanfaat bagi tubuh. Buah ini kaya akan vitamin C, folat, potasium, magnesium, serta berbagai nutrisi lainnya yang dapat menunjang kesehatan.
Amanda Beaver, ahli gizi dari Houston Methodist Wellness Services, menjelaskan bahwa meskipun mangga dapat membantu mengatasi sembelit, buah ini memiliki kandungan gula yang cukup tinggi dibandingkan buah lainnya, seperti stroberi dan jeruk. Hal ini membuat konsumsi mangga dapat memicu peningkatan gula darah dengan cepat.
Manfaat Konsumsi Mangga untuk Pencernaan:
- Melancarkan Pencernaan Kandungan serat dalam mangga berfungsi membantu memperlancar proses pencernaan. Meski serat dalam buah ini lebih sedikit dibandingkan buah lain, mangga tetap menyediakan serat larut yang baik untuk memberi makan bakteri sehat di usus serta menurunkan kolesterol.
- Mengatasi Sembelit Mangga memiliki sifat pencahar yang membantu melunakkan tinja. Sebuah penelitian pada 2018 menunjukkan bahwa konsumsi 300 gram mangga setiap hari selama empat minggu dapat meningkatkan kesehatan usus dan melancarkan pembuangan sisa makanan dari tubuh.
Efek Samping Mangga untuk Pencernaan:
- Memicu Perut Kembung dan Bergas Gula alami dalam mangga, terutama sukrosa dan fruktosa, dapat menyebabkan gas dan kembung setelah dipecah dalam usus. Efek ini lebih terasa pada mereka yang memiliki sindrom iritasi usus besar (IBS).
- Waktu Konsumsi yang Perlu Diperhatikan Pakar kesehatan Yasi Ansari menyarankan untuk menghindari konsumsi mangga pada malam hari karena dapat meningkatkan gula darah. Sebagai alternatif, mengonsumsi mangga saat sarapan, sebagai camilan, atau hidangan penutup makan malam lebih disarankan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!