Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Malta Akan Akui Palestina Sebagai Negara Merdeka Mulai Juni

Desi Rossilawati
Senin, 26 Mei 2025 | 22:10 WIB
Bagikan
Malta Akan Akui Palestina Sebagai Negara Merdeka Mulai Juni
VISI.NEWS | VALLETA - Malta akan secara resmi mengakui kemerdekaan Palestina pada 20 Juni mendatang. Hal itu diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Robert Abela dalam pidatonya di sebuah acara politik, Minggu (25/5/2025), seperti dilaporkan Malta Today. "Kita tidak bisa menutup mata terhadap tragedi kemanusiaan yang terus memburuk setiap hari ini," kata Abela, merujuk pada eskalasi kekerasan Israel di Jalur Gaza yang telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina sejak Oktober 2023. Abela menyebut pengakuan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral negaranya di tengah tragedi kemanusiaan yang masih berlangsung. Ia juga menyinggung insiden memilukan yang menimpa Dokter Alaa Al Najjar, seorang dokter anak Palestina yang kehilangan sembilan anaknya dalam serangan udara Israel di Khan Younis akhir pekan lalu. Abela menyampaikan bahwa Malta siap memberikan tempat tinggal bagi dokter tersebut dan keluarganya. Dengan langkah ini, Malta akan bergabung dengan negara-negara Eropa lain seperti Spanyol, Irlandia, Norwegia, dan Slovenia yang lebih dulu mengakui negara Palestina pada 2024. Langkah serupa juga diikuti oleh Armenia dan Meksiko, yang masing-masing menyatakan pengakuan pada pertengahan 2024 dan Maret 2025. Konflik di Gaza telah menyebabkan lebih dari 54.000 kematian dan melukai lebih dari 122.000 orang. Meski tekanan internasional terus meningkat, blokade bantuan kemanusiaan yang diberlakukan Israel sejak gencatan senjata dibatalkan pada Maret, masih membatasi masuknya bantuan ke wilayah tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.