Malam Tasyakuran HUT ke-77 RI, Ketua DPRD Surabaya: Niti Laku Teladan Pahlawan
Di Kota Surabaya, peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat menggelar tasyakuran dan tirakatan di kampung masing-masing.
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, tasyakuran dan tirakatan HUT RI merupakan momentum tepat untuk melakukan permenungan yang mendalam tentang arti penting kemerdekaan Indonesia.
“Kita mensyukuri nikmat kemerdekaan, seraya mendoakan untuk seluruh pejuang, seluruh kusuma bangsa, seluruh pahlawan agar mendapat tempat terbaik dan mulia di sisi Tuhan YME. Kita juga merenungkan, sejauh mana kita sudah merawat dan mengisi kemerdekaan melalui karya-karya terbaik di semua bidang,” ujar Adi, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
Adi menyatakan kebanggaannya kepada masyarakat Surabaya yang sangat antusias menyambut peringatan kemerdekaan Indonesia. Di jalan-jalan kampung, atau balai-balai pertemuan, warga berkumpul dengan menggelar tikar dan duduk lesehan. Diisi doa dan renungan oleh tokoh agama serta tokoh masyarakat. Semua melebur dalam kebersamaan.
“Kebersamaan warga dalam tasyakuran, memperkuat langkah kita semua dalam mewujudkan Surabaya yang lebih baik,” kata Adi.
Menurutnya, malam tasyakuran juga menjadi oase bagi generasi muda untuk mendapatkan nilai-nilai ketulusan dalam perjuangan, sebagaimana yang dicontohkan oleh para pahlawan.
Para tokoh yang dituakan di masyarakat biasanya akan berbagi cerita dan pengalaman, tentang sejarah kemerdekaan dan kiprah pahlawan yang telah gugur membela bangsa. Dari sana, anak-anak muda dan warga secara luas bisa mengambil teladan.
“Malam tirakatan dalam filosofi masyarakat kita merujuk pada aktivitas niti laku. Niti mengajak kita untuk meneliti atau menyusuri. Laku berarti cara atau perbuatan. Niti laku mengajak kita menyusuri perbuatan penuh teladan dari pahlawan,” beber Adi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!