Mahasiswa Jadi Target BPJS Kesehatan Untuk Jangkau UHC 98%

ED
Selasa, 12 April 2022 | 13:00 WIB
Bagikan
Mahasiswa Jadi Target BPJS Kesehatan Untuk Jangkau UHC 98%

VISI.NEWS | SOLO - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menargetkan mahasiswa perguruan tinggi se Indonesia masuk sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), untuk meningkatkan jangkauan peserta secara nasional agar mencapai universal health coverage (UHC) sebesar 98 persen pada 2024.

Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengatakan kepada wartawan, seusai penandatanganan kerjasama BPJS Kesehatan dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, di kantor pusat gedung dr. Prakosa, Senin (11/4/2022) siang, saat ini tercatat sebanyak 236 juta jiwa penduduk Indonesia telah menjadi peserta BPJS Kesehatan atau sebesar 86 persen UHC.

"Kerjasama dengan perguruan tinggi, termasuk yang diinisiasi UNS untuk membantu perluasan peserta BPJS Kesehatan. Ini merupakan upaya mendukung Indonesia mencapai UHC 98 persen pada 2024 mendatang," katanya.

Menurut Gufron, UHC Indonesia sebesar 86 persen harus dioptimalkan. Selain sasaran mahasiswa dan pelajar, BPJS Kesehatan juga akan menjangkau pelaku UMKM, serta kalangan masyarakat kelas menengah atas yang selama ini ter-cover asuransi kesehatan swasta.

Rencananya, sambung Dirut BPJS Kesehatan itu, dalam waktu dekat pihaknya akan menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi.

Sebelum menjalin kerjasama dengan UNS, BPJS Kesehatan telah menjalin kerjasama dengan dua kampus di Yogyakarta, yaitu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran.

"Berdasarkan Peraturan Presiden tahun 2022, program JKN-KIS harus dioptimalkan ke semua lembaga dan kementerian. Termasuk yang mengatur ketentuan jual beli tanah, pakai syarat kartu BPJS Kesehatan.

Tindak lanjut instruksi ini, Kemendikbud Ristek juga mewajibkan siswa menjadi peserta BPJS Kesehatan. Program JKN-KIS ini untuk membentuk ekosistem besar yang melibatkan banyak pihak, termasuk institusi pendidikan," jelasnya.

Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, menambahkan, mahasiswa baru UNS tahun 2022/2023, akan diwajibkan menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Kecuali itu, seluruh dosen dan karyawan UNS yang jaminan kesehatannya saat ini di-cover asuransi kesehatan swasta, juga diminta migrasi ke BPJS Kesehatan.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.