Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Luapan Sungai Cisunggalah, Rendam Permukiman Warga di Majalaya

Desi Rossilawati
Kamis, 12 Februari 2026 | 10:12 WIB
Bagikan
Luapan Sungai Cisunggalah, Rendam Permukiman Warga di Majalaya

VISI.NEWS | BANDUNG - Ratusan rumah warga di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, terendam banjir akibat luapan Sungai Cisunggalah, Kamis (12/2/2026) dini hari.

Air yang meluap tak hanya menggenangi permukiman, tetapi juga meninggalkan lumpur tebal serta material yang terbawa arus Sungai Cisunggalah seperti bambu, kayu, hingga limbah rongsokan.

Aparat kewilayahan dari Desa Bojong bersama personel Polsek dan Koramil Majalaya telah berada di lokasi. Mereka melakukan pengecekan serta pendataan untuk mengetahui jumlah rumah dan bangunan yang terdampak maupun tingkat kerusakan akibat banjir tersebut.

Salah seorang warga, Bambang (28), mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu sungai. Debit air meningkat drastis hingga tak tertampung dan meluap ke permukiman.

Ia menyebutkan, terdapat tanggul atau dinding rumah di bantaran sungai yang jebol sehingga air masuk dengan cepat ke area rumah warga.

"Air besar, datang dari sungai yang jebol, ketinggian setinggi dada," kata Bambang dikutip dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, banjir tersebut bersifat lintasan dengan durasi sekitar tiga jam. Setelah hujan mereda dan aliran sungai kembali normal, genangan air berangsur surut. Meski demikian, banyak rumah dan kendaraan warga sempat terendam.

Terkait jumlah bangunan yang mengalami kerusakan, Bambang menyebutkan hingga kini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Ia juga menjelaskan, tumpukan limbah yang terlihat di bahu jalan berasal dari gudang rongsokan yang terdampak luapan sungai.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.