Lisbon Larang Penerbangan Malam Hari di Bandara Humberto Delgado untuk Kurangi Gangguan dan Polusi
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 15 November 2024 | 22:25 WIB
VISI.NEWS | LISBON - Penerbangan malam hari kini menjadi masalah serius di Lisbon, Portugal, dan pemerintah setempat telah memutuskan untuk melarang penerbangan pada jam-jam tertentu. Mulai saat ini, tidak ada pesawat yang boleh masuk atau keluar dari Bandara Humberto Delgado antara pukul 01.00 hingga 05.00 waktu setempat.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan masukan dari warga, kelompok lingkungan, dan dewan kota. Banyak warga yang mengeluhkan terganggunya waktu tidur akibat penerbangan malam. Selain itu, organisasi lingkungan hidup Zero mengusulkan larangan penerbangan malam pada musim panas, mengingat dampak kebisingan dan polusi udara yang ditimbulkannya.
Menteri Infrastruktur dan Perumahan Portugal, Miguel Pinto Luz, menyebut keputusan larangan penerbangan malam di Bandara Humberto Delgado sebagai langkah maju yang signifikan. Pernyataan tersebut disampaikannya di hadapan puluhan warga yang melakukan protes di luar bandara. Keputusan ini diambil setelah masukan dari kelompok kerja khusus yang dibentuk untuk menilai masalah tersebut. Pinto Luz menegaskan bahwa larangan ini merupakan langkah penting untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait gangguan tidur dan polusi akibat penerbangan malam.
Meskipun pemerintah Portugal telah memberlakukan larangan penerbangan malam di Bandara Humberto Delgado, sejumlah pegiat lokal meragukan dampaknya terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga. Kelompok Aeroporto Fora, Lisboa Melhora, yang mendukung larangan tersebut, berpendapat bahwa kebijakan ini hanya akan memberikan dampak kecil. Mereka juga mengungkapkan kekhawatiran karena hanya sedikit penerbangan yang dijadwalkan pada jam-jam larangan tersebut, dan tidak jelas apakah larangan tersebut mencakup semua penerbangan atau hanya yang terlambat dari bandara asal.
Selain masalah penerbangan malam, warga juga mengkritik kondisi Bandara Humberto Delgado yang dianggap sudah tua dan membutuhkan renovasi besar. Bandara yang terletak tujuh kilometer timur laut pusat kota Lisbon ini melayani penerbangan domestik dan internasional. Banyak yang mendorong pemerintah untuk membangun bandara baru daripada melakukan perbaikan pada bandara yang ada.
Kritik terhadap penerbangan malam ini muncul bersamaan dengan penerapan pajak turis permanen di beberapa kota di Portugal, termasuk Lisbon. Pemerintah Lisbon kini memberlakukan pajak menginap sebesar 4 euro per malam untuk pengunjung berusia 12 tahun ke atas, yang diberlakukan selama tujuh malam pertama, sebagai bagian dari upaya untuk mengelola pariwisata di kota tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!