IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Lima Rumah di Nagreg Ambruk dan Rata dengan Tanah Akibat Banjir serta Pergerakan Tanah

ED
Senin, 19 Desember 2022 | 07:46 WIB
Bagikan
Lima Rumah di Nagreg Ambruk dan Rata dengan Tanah Akibat Banjir serta Pergerakan Tanah

VISI.NEWS | NAGREG - akibat banjir dan terjadinya pergerakan tanah di Kp. Gamblung Timur RT 04 RW 03 Perumahan Pesona Parahiyangan, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, pada Minggu (18/12/2022), puluhan rumah rata dengan tanah.

Camat Nagreg Enjang Wahyudin, mengatakan, pada Sabtu (17/12/2022) sore terjadi hujan lebat di wilayah Kecamatan Nagreg, hingga pada pukul 15.00 WIB yang mengakibatkan pergerakan tanah hingga longsor.

"Akibat pergerakan tanah dan longsor ini mengakibatkan puluhan rumah tersebut ambruk dan rata dengan tanah," ujar camat.

Sedikitnya ada lima rumah yang tertimbun longsor di desa tersebut yakni rumah milik Wangsit Wijaya Gumelar (29), Lili Somantri (62), Iis Undang Damsah (37), Rusmiati (48) dan rumah milik salah seorang warga lainnya yang belum diketahui identitasnya.

Banjir dan longsor yang terjadi di desa tersebut, kata Camat Enjang, juga mengakibatkan sedikitnya 28 keluarga kehilangan tempat tinggal.

Ke 28 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal itu yakni: 1.Yuyun Wahyudin 4 orang 2.M.Jamroni 5 orang 3.Slamet Riyadi 3 orng 4.Dede Komarudin.5 orng 5 .Acep Sani 4 orng 6.Wawan Nugraha .4 orng 7.Riki Rianto 7 orng 8.Suyono 6 orang 9.Rukmini 10.Anton.3 orng 11.Muhammad Regiagi Fadilah 3 orng 12.Yanuar 3 orng 13.Eri Damayanti. 14.Gilang Cahya p.3 orang 15.Poniarti 16.Dani Handayani 5 orng 17.Wawan Ridwan 4 orng 18.Asep Sopian m 5 orang. 19.Rendi Juliansah 2 orang 20.Rahmat Paisal 4 orang 21.Nuradin 4 orng 22.Tunggul Wasesa 6 orang 23.Wawan Karyana 3 orang 24.Rahmat 3 orang 25.Ruhiat 8 orang 26.Ibnu Abas 4 orng 27.Endi Triana 5 orang. 28.Iwan Hernawan 3 orang

Camat Enjang menjelaskan, upaya yang sedang dilakukan pihak kecamatan sekarang ini dengan berkoordinasi dan melakukan himbauan kepada masyarakat agar waspada serta siaga disaat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Akibat kejadian tersebut, Camat Enjang mengatakan, ada kebutuhan logistik yang sangat mendesak untuk para korban yakni alat kebersihan keluarga, makanan siap saji, boronjong penahan tebing, dan kebutuhan pascabencana lainnya.@gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.