Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026

Lima Kesalahan Umum Saat Menjual Emas, Bikin Nilai Jual Anjlok

Desi Rossilawati
Jumat, 5 September 2025 | 14:00 WIB
Bagikan
Lima Kesalahan Umum Saat Menjual Emas, Bikin Nilai Jual Anjlok

Keberadaan surat atau nota pembelian serta sertifikat emas adalah aspek krusial dalam strategi menjual emas agar tidak rugi. Dokumen-dokumen ini berfungsi sebagai bukti keaslian dan kepemilikan yang sah. Tanpa dokumen ini, harga jual perhiasan emas Anda bisa lebih rendah karena pembeli tidak memiliki jaminan atas keaslian dan kadar emas tersebut.

Sertifikat emas, khususnya untuk emas batangan, adalah bukti otentik yang menjamin kadar dan berat emas. Kehilangan atau tidak menyertakan sertifikat ini saat penjualan dapat menyebabkan penurunan harga jual yang signifikan. Pembeli, seperti toko emas atau pegadaian, bisa berspekulasi tentang kadar dan harganya jika tidak ada surat resmi.

Ketiadaan dokumen pendukung ini dapat membuat pihak pembeli mematok harga yang lebih rendah dari yang Anda inginkan. Mereka mungkin akan memberikan harga yang jauh di bawah standar pasar karena risiko ketidakpastian yang mereka tanggung.

3. Tidak Memahami Kadar dan Kondisi Fisik Emas

Kadar emas menunjukkan tingkat kemurnian emas dalam perhiasan, di mana emas 24 karat adalah emas murni, sementara perhiasan emas biasanya memiliki kadar lebih rendah seperti 22, 18, atau 14 karat. Semakin tinggi kadar emas, semakin tinggi pula nilainya. Penting untuk mengetahui kadar dan berat perhiasan emas sebelum menjualnya, karena emas dengan kadar rendah kurang tepat dijadikan objek investasi.

Kondisi fisik emas juga sangat mempengaruhi harga jual. Emas yang patah atau rusak akan dibeli dengan harga lebih rendah karena toko emas akan membebankan biaya perbaikan. Selain itu, perhiasan emas yang memiliki banyak permata juga dapat menurunkan harga jual karena permata tersebut tidak dihitung sebagai bagian dari berat emas murni.

Perhiasan emas yang bersih dan terawat akan terlihat lebih menarik dan bernilai. Oleh karena itu, disarankan untuk membersihkan perhiasan emas dari kotoran dan debu sebelum dijual. Jika perhiasan memiliki kerusakan seperti goresan atau patah, sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu karena perhiasan yang rusak akan dihargai lebih rendah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.