Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Letusan Eksplosif Gunung Kanlaon Guncang Filipina Tengah

Desi Rossilawati
Selasa, 8 April 2025 | 22:30 WIB
Bagikan
Letusan Eksplosif Gunung Kanlaon Guncang Filipina Tengah
VISI.NEWS | FILIPINA - Sebuah letusan eksplosif kembali terjadi di Gunung Kanlaon, yang terletak di Pulau Negros, Filipina Tengah, pada Selasa (8/4/2025). Letusan ini memuntahkan gumpalan abu setinggi 4.000 meter ke udara dan memicu imbauan pembatalan aktivitas sekolah serta pemantauan ketat terhadap hujan abu. "Letusan Gunung Kanlaon yang eksplosif saat ini terjadi di ventilasi puncak gunung berapi Kanlaon yang dimulai pukul 5.51 pagi hari ini,"  kata Philippine Institute of Volcanology and Seismology (PHIVOLCS). Letusan tersebut menghasilkan kolom abu yang terbawa angin ke arah barat daya. Wilayah di sekitar gunung masih berada dalam status evakuasi sejak letusan sebelumnya pada Desember 2024, di mana status siaga dinaikkan ke Level 3 dari skala 5, dan hingga kini belum diturunkan. Jhn de Asis, pejabat penyelamat di La Castellana, Provinsi Negros Occidental, menyampaikan bahwa warga dalam radius 4–6 km dari gunung sudah dievakuasi sejak Desember lalu, dan saat ini pihak berwenang tengah memantau area yang terkena dampak hujan abu. Salah satu warga, Channel Nicor (22), menggambarkan suara letusan seperti batu besar yang jatuh dari ketinggian, dan dirinya melihat awan abu membesar dari arah gunung. Meski merasa cemas, ia mengaku lebih siap dibandingkan saat letusan sebelumnya karena masyarakat kini sudah tahu prosedur keselamatan. Pada September lalu, gunung ini juga sempat mengeluarkan ribuan ton gas berbahaya, yang menyebabkan evakuasi besar-besaran di daerah sekitarnya. Saat ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.