Lemhannas Usulkan Tambahan Anggaran Rp99 Miliar untuk 2025, Ini Rencana Penggunaannya
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 14 November 2024 | 08:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp99 miliar untuk tahun 2025 dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR pada Rabu (13/11/2024). Gubernur Lemhannas, TB Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa anggaran tambahan tersebut akan dialokasikan untuk berbagai kegiatan baru, termasuk studi banding ke Eropa dan Amerika, pelatihan, serta program "Lemhannas Goes to Campus".
"Kami memerlukan penambahan anggaran sebesar Rp99.202.864.000. Jadi tidak besar juga sebetulnya penambahannya. Guna merealisasikan program-program Lemhannas di tahun 2025," kata Ace dalam rapat.
Gubernur Lemhannas, TB Ace Hasan Syadzily, menyatakan bahwa anggaran untuk lembaga tersebut dalam 10 tahun terakhir cenderung menurun, terutama sejak pandemi Covid-19 pada 2020. Untuk tahun 2025, total alokasi anggaran Lemhannas diperkirakan sebesar Rp187.075.848.000, namun Ace mengusulkan tambahan sebesar Rp99 miliar untuk mendukung berbagai program baru. Salah satunya adalah studi banding ke negara-negara maju di Eropa dan Amerika, karena sebelumnya studi banding Lemhannas hanya dilakukan di kawasan ASEAN. Menurut Ace, kunjungan ke negara yang lebih maju sangat penting bagi Indonesia saat ini.
"Untuk mendukung program pendidikan pimpinan tingkat nasional sebesar Rp29.555.747.000. Di antaranya kegiatan studi strategis luar negeri yang selama ini hanya dilaksanakan di kawasan ASEAN," kata dia.
"Pemilihan tempat tersebut didasarkan pada perkembangan globalisasi dan geopolitik yang dinamis di Eropa dan Amerika yang perlu dipelajari oleh para peserta guna persiapan menjadi calon pimpinan nasional," imbuh Ace.
Selain untuk studi banding, TB Ace Hasan Syadzily juga menjelaskan bahwa sebagian dari tambahan anggaran Rp99 miliar yang diusulkan akan dialokasikan untuk pelatihan pemantapan nilai-nilai kebangsaan. Untuk kegiatan ini, Lemhannas telah menganggarkan sekitar Rp33.452.168.000. Selain itu, Lemhannas berencana menggelar program "Lemhannas Goes to Campus" yang akan menyasar generasi milenial. Program ini akan dilaksanakan di enam provinsi dengan masing-masing provinsi melibatkan 600 peserta.
"Selain itu, anggaran yang diusulkan juga akan digunakan untuk mendukung program Lemhannas Goes to Campus dan Dialog Kebangsaan 600 orang per provinsi dengan total 6 provinsi," ujar Ace.
Sebagai bagian dari rencana peningkatan anggaran, Lemhannas juga mengusulkan dana sebesar Rp26.836.394.000 untuk program kajian strategis. Program ini mencakup kajian tentang krisis, rapat koordinasi (rakor) krisis, serta pengadaan buku kajian yang akan mendukung upaya lembaga dalam menangani isu-isu strategis negara.
"Tujuan utama dari kajian krisis adalah untuk mempersiapkan dan memperkuat kapasitas organisasi atau pemerintah," katanya.
Terakhir, TB Ace Hasan Syadzily menyebut bahwa Lemhannas berencana memperbaiki metodologi pengukuran ketahanan nasional. Untuk mendukung program tersebut, Lemhannas mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp9.358.555.000.
"Kami akan terus memperbaiki metodologi pengukuran ketahanan nasional guna menghasilkan indeks ketahanan nasionalyang dapat dilihat secara real-time langsung oleh Presiden," katanya.
"Untuk itu, tentu dengan segala hormat, kami mohon dukungan dari para anggota Komisi I dalam pemenuhan anggaran Lemhannas terkait dengan program di atas," katanya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!